Harga Beras Naik, Bulog Nabire Ungkap Pemicunya

Nabire, 1 Juli 2025 – Harga beras di sejumlah daerah di Indonesia mengalami kenaikan signifikan, terutama di wilayah zona 3 yang mencakup Maluku dan Papua. Kenaikan ini turut dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Kepala Perum Bulog Nabire, Dedi Rachman, membenarkan adanya lonjakan harga beras saat dikonfirmasi NabireNet, Selasa (1/7/2025).
“Memang benar terjadi kenaikan harga beras hampir di seluruh Indonesia, termasuk di Nabire. Ini disebabkan oleh naiknya harga jual dari tingkat produsen di daerah sentra produksi,” ujar Dedi.
Dijelaskan bahwa kenaikan menyentuh dua jenis beras utama, yakni beras medium dan beras premium. Namun, rincian harga per merek tidak dapat disampaikan secara rinci karena banyaknya merek beras yang beredar di pasaran.
“Untuk sementara, kami menyediakan beras kualitas premium dengan harga lebih terjangkau di outlet Bulog. Hanya saja, upaya ini belum bisa menekan harga sepenuhnya karena belum ada penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional untuk menyalurkan beras medium dalam rangka stabilisasi harga,” tambahnya.
Saat ini, stok beras premium di Bulog Nabire tersisa kemasan 10 kg dengan harga Rp154.000 per karung, menggunakan merek ‘Beras Kita Premium’.
Bulog berharap ada langkah konkret dari pemerintah pusat agar bisa menyalurkan beras medium dengan harga terjangkau guna menjaga stabilitas harga pangan di masyarakat, khususnya di wilayah Papua Tengah.
[Nabire.Net]


Leave a Reply