Gempa Bumi M3,8 Guncang Ransiki Manokwari Selatan, BMKG Pastikan Tidak Ada Gempa Susulan
Manokwari, 11 Februari 2026 – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 3,8 mengguncang wilayah Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat, pada Rabu (11/2/2026) pukul 11.05.53 WIT. Gempa ini dirasakan langsung oleh masyarakat setempat, namun tidak menimbulkan kerusakan serius.
Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak pada koordinat 1,48° Lintang Selatan dan 134,24° Bujur Timur, atau sekitar 10 kilometer timur laut Ransiki. Gempa terjadi di laut dengan kedalaman 10 kilometer.
Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V, Yustus Rumakiek, S.Si., menjelaskan bahwa gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
“Berdasarkan laporan masyarakat, gempa dirasakan di Ransiki dengan intensitas III MMI, di mana getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti ada kendaraan berat yang melintas,” jelasnya.
Hingga pukul 11.30 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta untuk menghindari bangunan yang mengalami retak atau kerusakan akibat gempa serta memastikan kondisi bangunan aman sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah.
BMKG menegaskan bahwa informasi resmi terkait gempa bumi hanya disampaikan melalui kanal resmi BMKG yang telah terverifikasi, seperti media sosial @infoBMKG, situs web bmkg.go.id dan inatews.bmkg.go.id, kanal Telegram InaTEWS BMKG, serta aplikasi mobile InfoBMKG dan WRS-BMKG.
[Nabire.Net]


Leave a Reply