Gelar Ibadah KKR dan Doa Bersama Lintas Agama, Bupati Nabire Ajak Warga Perkuat Persatuan Sambut Natal dan Tahun Baru 2026
Nabire, 1 Desember 2025 – Pemerintah Kabupaten Nabire menggelar Ibadah KKR dan Doa Bersama Lintas Agama sebagai wujud persatuan dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, bertempat di Taman Gizi Oyehe Nabire, Minggu (30/11).
Acara ini turut dihadiri pimpinan daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemimpin FKUB dan BKSAG Nabire.
Bupati Nabire Mesak Magai, S.Sos., M.Si., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Pelaksana tugas (Plt) Sekda Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd, mengatakan, bahwa kehadiran seluruh umat Kristen, Katolik, Islam, Hindu, Buddha, dan Konghucu dalam satu rangkaian ibadah menunjukkan bahwa Nabire adalah rumah bagi semua, yang dibangun di atas persaudaraan dan toleransi yang kuat.
“Perbedaan bukan alasan untuk berpisah. Keragaman adalah kekayaan, dan persatuan adalah kekuatan terbesar kita dalam membangun Nabire,” ujarnya dalam sambutan.
Ia juga mengingatkan bahwa pesan damai Natal harus menjadi inspirasi bagi seluruh umat beragama dalam menjaga kehidupan yang rukun, aman, dan harmonis di Nabire.
Pemerintah Kabupaten Nabire, lanjutnya, memberikan apresiasi kepada FKUB, BKSAG, tokoh agama, TNI–Polri, serta seluruh masyarakat yang telah menjaga kedamaian di wilayah tersebut.
Dalam arahannya, Bupati Mesak Magai menegaskan empat fokus utama pemerintah daerah ke depan:
-
Memperkuat kerukunan umat beragama melalui dukungan kegiatan keagamaan dan dialog lintas iman.
-
Memperkuat keamanan dan ketertiban bekerja sama dengan TNI–Polri dan masyarakat.
-
Meningkatkan kualitas pembangunan manusia menuju Nabire yang maju, sehat, cerdas, dan sejahtera.
-
Mendorong keterlibatan seluruh agama dalam pembangunan daerah.
“Damai akan tetap tinggal di Nabire jika kita semua terus merawatnya dengan saling menghormati, menguatkan, dan mendoakan,” tambahnya.
Acara ibadah dan doa bersama lintas agama ini menjadi simbol bahwa Kabupaten Nabire terus menjaga komitmen sebagai daerah yang rukun, damai, dan inklusif bagi semua pemeluk agama.
Bupati menutup sambutan tertulisnya dengan ajakan untuk menyambut Natal dan Tahun Baru dengan hati bersih, pikiran jernih, dan semangat baru dalam membangun Nabire yang lebih maju.
[Nabire.Net]


Leave a Reply