Festival Seni Budaya Biak Numfor IV Diharapkan Jadi Aset Menarik Untuk Datangkan Banyak Wisatawan

Museum Cenderawasih Senin (23/7/2018) dipadati ratusan peserta Festival Seni Budaya Biak Numfor Ke-4 tahun 2018. Festival ini dibuka oleh Plt. Bupati Biak Numfor yang diwakili Asisten III Setda, Andarias F. Lameky.
Hadir dalam festival ini, Ketua DPRD, perwakilan TNI/Polri, para juri dari Dewan Kesenian Biak Numfor, Dewan Kesenian Tanah Papua, Dosen ISBI Papua serta para pimpinan BUMN dan BUMD, sejumlah pimpinan SKPD, para Kepala SMP, SMA, SMK di Biak, para pimpinan sanggar, serta masyarakat.
Dalam sambutan tertulis Plt. Bupati yang dibacakan Asisten III Setda, dikatakan, menjaga kearifan lokal jauh lebih penting dari memiliki bangunan megah atau dengan kata lain meskipun kita membangun gedung tinggi megah namun karakter kita hilang maka tidak ada gunanya.
“Diharapkan melalui Festival ini, kabupaten Biak Numfor mampu menunjukkan jati dirinya yang beradab di tengah dunia modern sekaligus menjadi aset yang menarik mendatangkan banyak wisatawan sehingga sektor pariwisata yang selama ini dipromosikan dapat sejalan”, kata Plt. Bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten III Setda, seperti dilansir Nabire.Net dari Humas Pemda Biak Numfor.
Sementara itu dalam laporannya, Ketua Panitia Festival, Kaleb Waimuri mengatakan, festival akan diisi dengan lomba pop singer kategori anak dan remaja sebanyak 23 peserta, musikalisasi anak dan remaja 14 peserta, melukis kategori remaja 17 peserta, cerita rakyat kategori remaja 13 peserta, tari pergaulan yosim pancar 10 group, tari kreasi barapen 7 group, penataan stand pameran 8 sanggar seni.
Festival Seni Budaya Biak Numfor Ke-4 tahun 2018 ini mengusung tema “Jadilah pelopor pelestari budaya sebagai wujud apresiasi terhadap budaya bangsa”.
[Nabire.Net]






Leave a Reply