Efek Social Distancing Karena Corona, Radio Swameka Nabire Siarkan Ibadah Online

Nabire – Hari-hari ini semua orang di dunia termasuk juga di Nabire sedang dalam keadaan yang waspada dengan situasi yang sedang berkembang, betapa penyebaran Covid-19 yang begitu cepat membuat setiap orang harus tinggal di rumah untuk menjaga diri dari penyebaran virus ini. Dengan diberlakukannya social distancing maka hampir segala kegiatan harus kita batasi termasuk kegiatan peribadahan bersama di gedung-gedung gerejapun ditiadakan.
Menyadari ditiadakannya pertemuan ibadah di gereja-gereja terutama di Kota Nabire sedangkan Firman Tuhan harus tetap diberitakan, maka Radio Swameka tetap berusaha memberitakan kebenaran Firman Tuhan dengan cara menyiarkan Live Streaming khotbah Firman Tuhan.
Radio Swameka menyiarkan siaran Live Streaming pada hari Minggu 29 Maret 2020 pada pukul 09.00 WIT, siaran ini dilayani oleh Pdt. Daniel Alexander, dan sampai tulisan ini dibuat siaran ini telah ditangkap di berbagai tempat di Indonesia bahkan ada yang di manca negara.
Radio Swameka menyiarkan Rekaman Renungan pada Jam 05:00 WIT , 12:00 WIT dan jam 21:00 WIT Pembaca dapat mengakses siaran-siaran di radio Swameka lewat link berikut ini
Download Aplikasi Radio Swameka
Dalam Khotbahnya Pdt Daniel Alexander berkata “Situasi saat ini memang menakutkan tetapi ada Tuhan hadir dan percayalah kepada-Nya.
Ketika kita dibentuk dari kandungan, Tuhan sudah menyiapkan Imun, di dalam Kitab Musa terdapat buku keterangan tentang pola hidup sehat. Self Healing Penyembahan sendiri dari dalam diri. Endorphin itu ternyata kekuatannya jauh lebih hebat daripada Morphin.
Anak-anak imunnya sempurna kuat, karena endorphin mereka kuat. Kita harus menjaga pola hidup yang benar, roh kita tetap sehat. Maka itu secara kesehatan, walaupun ada orang-orang yang pernah berinteraksi dengan orang yang kena kalau orang itu penuh dengan sukacita, harapan orang itu tidak akan tertular. Jangan Takut Tuhan Yesus sudah berfirman. Efesus 1 semua nama sudah ditaklukan oleh Tuhan Yesus, termasuk Corona.
Taati semua peraturan, percaya kalau Tuhan hidup dengan kita Tuhan akan menolong dengan cara-Nya. Kita harus berbagi meskipun dalam keadaan sulit dan jangan pernah takut.
Dalam situasi seperti ini pemeliharaan Tuhan dalam umat-Nya sempurna dalam hidup kita, seperti burung-burung yang dipeliharan demikian juga kita. Filipi 4:8 Ayat ini sebagai obat yang mujarab.
“Jadi akhirnya saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu”. Jangan biarkan kekuatiran melanda hidup kita, sambil memeriksa hidup kita apakah sudah benar di hadapan Tuhan.
Mari kita pegang Firman itu, bahwa Tuhan tidak pernah imgkar janji, dan Cara melawan berita-berita saat ini dengan cara menerima berita-berita dari Tuhan. Percaya Tuhan hadir dimana-mana, berdoa bersama-sama walau jarak itu jauh. Justru dalam kondisi ini mari kita kembali kejaman” dahulu mereka belajar Firman bersama-sama.
Waktu Yusuf sendiri di Mesir Tuhan tetap hadir di hidup Yusuf, setelah waktu Tuhan tiba setelah Tuhan dipermuliakan, Yusuf bertemu Tuhan dan belajar banyak hal, selama belasan tahun dia dalam penderitaan dia belajar banyak hal dari roh kudus. Tuhan memberikan jalan keluar bagi Firaun, itu karna Yusuf belajar dari Tuhan. Mungkin Israel punah kalau Yusuf tidak belajar dari Tuhan dalam penderitaannya, maka Tuhan membuat hidupnya menjadi berkat.
Ketika kita tidak tau mau sampai kapan, hargai waktu yang mahal ini, dan pola pikir yang harus kita rubah. Ayo pakai pola pikir anak-anak. Percaya semua ada waktu-Nya, Bapa yang baik tidak akan biarkan, Dia Bapa yang bertanggung jawab untuk kita. Mengucap syukur dalam segala keadaan meskipun dalam keadaan sulit.
Tuhan akan tetap bekerja didalam hidup kita, bersama dengan Tuhan kita akan menikmati Firman Tuhan setiap saat. Jangan kita saling menyalahkan dalam situasi seperti ini jangan kita ungkit-ungkit, percayalah hikmat Tuhan akan ada pada kita semua.
Tuhan bertanggung jawab atas hidup kita, mari kita sukacita, penuh harapan, dan gembira. Selamat hari minggu, selamat beribadah setiap saat. Dimanapun kita bisa beribadah setiap saat. AMIN.” tutup Pdt Daniel Alexander
[Nabire.Net/Hendry Kristian & Mercy Alexandra]
Tinggalkan Komentar