DPR Papua Tengah Soroti Konflik Kwamki Narama Mimika, Peanus Uamang: Pemerintah Harus Bertindak Sejak Awal
Nabire, 7 Januari 2025 – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah menanggapi serius pertikaian yang terjadi di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Anggota DPR Papua Tengah, Peanus Uamang, menilai pemerintah daerah seharusnya telah berperan aktif sejak awal sebelum konflik berujung pada pertumpahan darah dan jatuhnya korban jiwa.
Hal tersebut disampaikan Peanus Uamang kepada awak media di Nabire. Ia menegaskan bahwa konflik antarwarga di Distrik Kwamki Narama telah berlangsung sejak tahun 2025 hingga saat ini dan telah menelan korban jiwa dari kedua kubu.
“Pemerintah daerah seharusnya sudah hadir sejak awal sebelum terjadi pertumpahan darah dan korban jiwa,” ujar Peanus.
Menurutnya, berdasarkan data yang diterima, sedikitnya 10 orang meninggal dunia akibat pertikaian tersebut. Kondisi ini dinilai sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan serius dari semua pihak terkait.
Peanus berharap Pemerintah Provinsi Papua Tengah, DPR Provinsi Papua Tengah, aparat keamanan, Pemerintah Kabupaten Mimika, serta para tokoh masyarakat dapat bersatu untuk segera menyelesaikan konflik tersebut.
“Kita harus bersama-sama menyelesaikan masalah ini secepatnya agar tidak berlarut-larut ke depan, sehingga tidak ada lagi korban akibat pertikaian,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa penyelesaian konflik harus mengedepankan dialog, pendekatan kemanusiaan, dan peran aktif pemerintah serta tokoh adat agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Mimika dapat kembali kondusif.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]


Leave a Reply