Disambut Tarian Adat Mee, Uskup Timika Kunjungi Paroki Santo Petrus Mauwa
Dogiyai, 26 Februari 2026 – Umat Paroki Santo Petrus Mauwa, Dekenat Kamuu Mapia dan Piyaiye (KAMAPI), Keuskupan Timika menyambut kedatangan Uskup Mgr. Bernadus Bofitwos Baru, OSA, dengan penuh sukacita di halaman Gereja Katolik Santo Petrus Mauwa, Selasa (25/2/2026).
Kedatangan uskup disambut meriah melalui tarian adat suku Mee dengan atribut budaya koteka dan mogee sebagai bentuk penghormatan adat kepada pemimpin gereja.
Uskup Mgr. Bernadus Bofitwos Baru sebelumnya bertolak dari Timika menuju Bandar Udara Enarotali menggunakan pesawat udara. Setibanya di Kabupaten Paniai, rombongan melanjutkan perjalanan darat menuju Kabupaten Dogiyai menggunakan mobil dan sepeda motor hingga tiba di Paroki Santo Petrus Mauwa sekitar pukul 13.00 WIT.
Ketua panitia, Dewan Paroki, Badan Pengurus Paroki, serta seluruh umat Paroki Santo Petrus Mauwa bersama umat Dekenat KAMAPI menyampaikan ucapan selamat datang kepada Uskup Timika atas kunjungan pastoral tersebut.
Prosesi penyambutan dilanjutkan dengan penyerahan noken anggrek khas suku Mee kepada uskup dan Pastor Paroki Santo Petrus Mauwa, Pastor Benyamin Magai, Pr. Penyerahan noken dilakukan oleh anak-anak Sekami, Tabia, OMK, para pembina, serta umat paroki sebagai simbol penghormatan dan persaudaraan iman.
Suasana penyambutan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan hingga rombongan tiba di halaman gereja. Di lokasi tersebut, Uskup Mgr. Bernadus Bofitwos Baru langsung memimpin doa berkat pembukaan bagi seluruh umat yang hadir.
Setelah doa berkat, umat menampilkan tarian adat Yuu Waitaa sebagai tanda berakhirnya rangkaian penyambutan resmi.
Panitia juga mengumumkan bahwa ibadah bersama umat akan dilaksanakan pada Kamis, 26 Februari 2026 pukul 09.00 WIT di Paroki Santo Petrus Mauwa. Ibadah tersebut akan dipimpin langsung oleh Uskup Timika bersama pastor paroki, rombongan keuskupan, serta para biarawan dan biarawati yang hadir.
[Nabire.Net/M.Goo]


Leave a Reply