INFO NABIRE
Home » Blog » Dinas Pendidikan Nabire Ingatkan Para Kepala Sekolah Khusus SMP/MT’s Di Nabire Agar Teliti Menerima Bantuan Buku Paket

Dinas Pendidikan Nabire Ingatkan Para Kepala Sekolah Khusus SMP/MT’s Di Nabire Agar Teliti Menerima Bantuan Buku Paket

Kepala Seksi Sarana Prasarana Bidang SMP/MTs Dinas Pendidikan kabupaten Nabire, Yahya Gombo, S.Sos, secara tegas meminta kepada para Kepala Sekolah khusus SMP/MTs yang ada di Nabire agar dalam penerimaan bantuan buku paket pelajaran atau buku cetak hendaknya buku tersebut dihitung berdasarkan berita acara penerimaan barang, sebab, pendropan buku yang dilakukan oleh pihak ketiga ke sekolah-sekolah yang ada di daerah ini kurang alias tidak sesuai dengan jumlah yang ada di berita acara barang dan saat pembagian buku-buku tersebut tidak lewat Dinas, akan tetapi buku begitu datang langsung diantar oleh pihak ketiga ke sekolah-sekolah.

Ketika ada kekurangan barulah datang Kepala sekolah dan Dewan Guru melapor ke Dinas, sehingga disarankan Kepala sekolah dan Dewan Guru jangan menandatangi berita acara, akan tetapi buku yang diserahkan dapat dihitung dan harus jumlahnya sama dengan berita acara barang barulah berita acara terima barang boleh ditandatangani.

Yahya Gombo menambahkan, bukan buku paket saja yang bermasalah akan tetapi bantuan pendidikan lainnya juga bermasalah, misalnya pembagian komputer sekolah dan juga alat-alat Laboratorium Fisika maupun Bahasa Inggris

Untuk itu disarankan kepada pihak sekolah agar selalu jeli, terutama bagi buku-buku paket yang didatangkan dengan biaya dari dana Bantuan Operasional Siswa (BOS), karena itu uangnya dari anak-anak, maka wajib semua kepala sekolah dan dewan guru hitung kembali buku yang diterima sesuai berita acara barang.

Sebab, menurutnya, hingga saat ini ada beberapa Kepala Sekolah yang datang dan melapor ke Dinas Pendidikan melalui Kepala Seksi Sarana dan Prasarana, namun kami mau buat apa, karena berita acara barang sudah ditandatangani oleh Kepala Sekolah, yang pada intinya sudah menyetujui dan buku-buku tersebut sudah lengkap jumlahnya.

Seperti pihak SMP N 3 Wanggar yang datang ke Dinas Pendidikan, Rabu 4 November 2015,  melapor telah mengalami kekurangan buku sebanyak 40 buah.

(PPN)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.