“Dengan Nama Tuhan Kami Menginjak Tanah Ini”, Ibadah Hut Ke 161 Pekabaran Injil Di Tanah Papua Dipusatkan Di GKI Tabernakel Oyehe Nabire
“Tuhan mengutus Carl Willem Ottow dan Johan Gottlod Geissler ke tanah Papua dan menginjakkan kedua kaki mereka di pulau Mansinam dengan menaikan doa sulung mereka ‘Dengan nama Tuhan kami menginjak kaki di tanah ini”. Dengan doa itulah kedua hamba Tuhan tersebut memulai pekabaran Injil di Tanah Papua.
Demikian kutipan sambutan dari Wakil Ketua Badan Pekerja Klasis GKI Paniai, Pdt. Kartini Sitinjak S.Th, pada Ibadah Hut Pekabaran Injil di Tanah Papua ke 161, bertempat di Jemaat Tabernakel Oyehe Nabire.
Ibadah Hut Pekabaran Injil di Tanah Papua ke 161 di Jemaat Tabernakel Oyehe Nabire ini merupakan gabungan 3 jemaat di Rayon 3 yaitu GKI Tabernakel Oyehe, GKI Sion Kampung Harapan, dan GKI Via Dolorosa Batalyon Nabire.
Sementara itu dalam khotbahnya, Pdt Yael Maria Tokoro S.Th mengatakan, sudah 161 tahun lonceng gereja dibunyikan di Papua, sudah 161 tahun Injil diberitakan di Papua. Gereja pekabaran injil dan peradaban baru bagaikan satu mata uang yang tak bisa dipisahkan, begitu juga Injil dan Papua.
Oleh karena itu, Pdt Yael Maria Tokoro S.Th meminta warga jemaat harus semakin mendekatkan diri kepada Tuhan seperti apa yang sudah dilakukan Otto dan Geissler di Pulau Mansinam.
Ibadah Hut Pekabaran Injil di Tanah Papua ke 161 mengusung Tema, “Celakalah aku jika aku tidak memberitakan injil” (I Korintus 9:16b ). Dan sub thema, “Melalui Hut Pekabaran Injil di Tanah Papua ke 161, Kita menghayati kasih Allah yang mebawa keselamatan, damai dan peradaban baru di tanah Papua untuk terus memberitakan injil.
Sementara itu di tempat yang sama, Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Nabire turut membantu Pelaksanaan ibadah HUT PI ke 161 Tahun 2016 di GKI Tabernakel Nabire, dengan pengamanan kendaraan para peserta ibadah, dan membantu pak Polisi melancarkan arus kendaraan .






Leave a Reply