INFO NABIRE
Home » Blog » Bupati Isaias Douw Ingatkan Pedagang Jangan Naikan Harga Sembako Seenaknya

Bupati Isaias Douw Ingatkan Pedagang Jangan Naikan Harga Sembako Seenaknya

(Bupati Isaias Douw Ingatkan Pedagang Jangan Naikan Harga Sembako Seenaknya)



Nabire – Bupati Nabire, Isaias Douw dengan tegas meminta kepada seluruh pedagang baik kios, toko dan di sejumlah pasar agar tidak seenaknya menaikan harga sembako di saat pandemi covid-19. Jika pemkab Nabire mendapati hal itu, maka ijin operasionalnya tidak segan-segan dicabut.

Hal itu disampaikan Bupati Douw pada hari minggu (03/05). Dikatakan Bupati, dirinya mendapat laporan perihal kenaikan harga sembako dari sejumlah warga masyarakat.

Oleh karena itu, Bupati memerintahkan kepada Tim Pengendali Harga agar segera mengecek dan mengendalikan harga sembako di pasaran.

“Saya dapat laporan warga bahwa sejumlah toko dan kios dan sejumlah pasar telah menaikan harga sembako dari harga normal. Ini tidak boleh. Tim pengendali harga segera pantai pasar. Jika kedapatan, catat, saya akan cabut izin. Ini tidak main-main,” kata Bupati, seperti dilansir dari Humas Pemkab Nabire.

Lanjut Bupati, terkait pembatasan sosial yang ia tetapkan dalam Surat Edaran Bupati Nomor 440/862/Set bukan pembatasan sosial berskala besar, karena aktivitas jual beli masih diijinkan berjalan.

Yang dibatasi hanya jam operasionalnya saja atau jam tutup buka. Oleh karena itu, Bupati meminta agar jangan ada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan kondisi tersebut dengan menaikan harga sembako seenaknya.

“Tolong saling kerja sama, mari lawan Covid-19 ini dengan mematuhi semua himbauan agar segera teratasi. Kami sedang kerja keras, tolong kerja sama warga, salah satunya dengan tidak naikan harga sembako seenaknya,” kata Bupati Isaias.

Hasil monitoring terakhir yang dipimpin Asisten II, Thaif Syafiudin pada April 2020 menunjukkan harga sembako masih normal. Pada bulan Mei ini tim akan melakukan monitoring untuk menjaga stabilitas harga sembako di pasar.

Berikut ini adalah hasil monitoring harga sembako per April 2020.

  • Beras di Gudang Dolog 700 ton. Akumulasi stok yang ada di seluruh gudang 2000, ton cukup untuk 3 bulan ke depan.

  • Minyak Goreng cukup tersedia di UD Panca Niaga 50 karton, sudah dipesan 100 karton berbagai merk dengan harga kemasan 1 liter 15.000 s/d. 16.000. Sedangkan untuk kemasan 5 liter bervariasi dari Rp. 68.000.- s/d Rp.80.000.-

  • Gula, stok di distributor sangat terbatas sehingga saat ini mereka langsung mengecer. Harga gula curah per sak 50 kg di tingkat distributor Rp. 850.000,-,  sedangkan ditingkat pengecer tidak ada perbedaan baik di Pasar Kalibobo maupun SP-1 sebesar Rp.20.000 /kg. Untuk mengantisipasi kelangkaan gula pada saat Ramadhan dan Idul Fitri, Pemda telah menekankan para distributor agar segera menghubungi sentra produksi di Jawa. Sedangkan Kansilog masih menunggu regulasi Impor Gula dari Pemerintah Pusat dalam waktu dekat sekaligus menstabilkan harga gula di kisaran Rp.12.500 s/d Rp.13.000.

  • Terigu, cukup tersedia di pasaran merk kunci biru Rp.16.000/kg, Terigu curah Rp.13.000/kg.

  • Ayam Potong, Distributor PT. Reza Perkasa Stok yang ada untuk 3 minggu ( 5 kontainer ) dalam perjalanan 7 kontainer. Harga ayam potong tidak ada perbedaan yang signifikan baik di pasar Kalibobo maupun SP-1. Ukuran kecil 0,8 kg Rp. 40.000 sedangkan ukuran besar 1,2 kg antara Rp.55.000.- s/d Rp.60.000.-

  • Daging Sapi, harga distributor daging sapi beku dari Jawa Rp.120.000 /kg sedangkan sapi lokal , daging Rp.150.000, rusuk 90.000, jeroan Rp.70.000, paru Rp.108.000, hati + jeroan Rp.140.000.

  • Telur, stok cukup tersedia namun sedikit mengalami kenaikan dari Rp.55.000/rak menjadi Rp.60.000/rak. Hal ini disebabkan telur dari Surabaya sebagian besar masih dalam perjalanan. Sehingga kebutuhan masyarakat dipenuhi dari telur lokal Nabire.

  • Tahu, menggunakan bahan dasar kedelai sangat tersedia dengan harga eceran Rp. 5.000 s/d Rp.7.000/buah

  • Cabe, harga sangat tergantung dari hasil produksi petani lokal. Stok saat ini cukup tersedia dengan harga cabe rawit Rp. 50.000/kg, cabe keriting Rp. 25.000/kg. Yang perlu diantisipasi adanya lonjakan harga mendekati hari raya.

  • Bawang merah, harga dipasaran berkisar Rp. 50.000,-/kg s/d Rp.55.000.-/kg. Stok yang ada di pasar mulai terbatas diperkirakan untuk kebutuhan 1 bulan ke depan, sehingga distributor perlu mendatangkan bawang merah. Keluhan dari para distributor pesanan bawabg merah biasa menggunakan kapal putih/penumpang dengan adanya kebijakan lock down ada kendala dalam pengiriman. Apabila menggunakan kapal barang resiko bawangnya rusak di perjalanan.

  • Bawang putih, cukup tersedia dengan kisaran harga Rp. 50.000 s/d Rp.55.000/kg. Pesanan bawang putih dari sentra produksi bisa menggunakan kapal barang.

Apabila Bpk/ibu/sdr/i mengalami atau mengetahui adanya kenaikan harga maupun kelangkaan sembako dapat menghubungi Tim Pengendali Harga di nomor berikut :

  • Thaif Syafiudin 08219975980

  • J.Bindosano 082397337897

  • Y.Wihiawari 081240446521

  • Syahruni 082132937999

  • Y. Patandianan 085254851753

[Nabire.Net]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.