BPH Sinode Kingmi Papua Turun Langsung ke Paniai Bahas Pemekaran Kelasis Agabarat

Paniai, 29 Juli 2025 – Badan Pengurus Harian (BPH) Sinode Kingmi Papua memastikan akan turun langsung ke lapangan untuk menanggapi dinamika pemekaran Kelasis di wilayah Kabupaten Paniai. Hal ini dilakukan menyusul munculnya pro dan kontra di tengah jemaat terkait rencana pemekaran Kelasis Agabarat dan usulan pemekaran Kelasis Topiyai.
Sekretaris Sinode Kingmi Papua, Pdt. Dominggus Pigai, M.Th, mengatakan bahwa langkah ini diambil untuk menghindari terjadinya pengorbanan dalam pelayanan dan menjaga kesinambungan gereja di tengah masyarakat.
“Kami menerima banyak informasi soal penolakan dan dukungan pemekaran Kelasis. Maka kami memutuskan untuk hadir langsung, mengumpulkan data, dan mendengarkan suara umat Tuhan secara terbuka,” ungkap Pdt. Dominggus, Senin (28/07).
BPH Sinode akan melakukan pengambilan data lapangan secara terbuka pada 29 Juli 2025 di wilayah Kelasis Agabarat, dan mengundang seluruh umat agar terlibat aktif. Data ini akan menjadi dokumen utama dalam pembahasan lanjutan di konferensi tingkat Sinode yang akan digelar di Manokwari, Papua Barat.
Pdt. Dominggus juga mengimbau agar seluruh Kelasis maupun Koordinator wilayah yang sedang dalam proses pemekaran atau menghadapi konflik segera menyampaikan aspirasi mereka secara terbuka, agar ditindaklanjuti secara cepat dan tepat oleh Sinode.
Dalam pembahasan mendatang, Sinode akan memastikan semua struktur dan batas wilayah kerja dibahas sesuai Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) gereja.
[Nabire.Net/John Nawipa]


Leave a Reply