Aspirasi Terkait Penolakan DOB Tidak Ditindaklanjuti DPRD Nabire, Mahasiswa Nabire Kecewa

Nabire, Solidaritas Mahasiswa dan Masyarakat Nabire mengaku kecewa karena aspirasi mereka terkait penolakan Daerah Otonomi Baru (DOB) tidak ditindaklanjuti DPRD Nabire ke DPR Papua.
Hal itu disampaikan Hardiknas Pekei selaku mahasiswa USWIM Nabire, kepada Nabire.Net, Jumat (15/04/2022).
(Baca Juga :Â Demo Tolak Pemekaran di Nabire Sempat Ricuh, Ini Tuntutan Massa Aksi Demo)
Dikatakan Hardiknas Pekei, aksi demo damai yang dilakukan tanggal 31 Maret 2022 lalu tak sampai ke DPR Papua. Oleh karena itu, Solidaritas Mahasiswa dan Masyarakat Nabire kecewa atas hal tersebut.
“Kami kecewa karena aspirasi terkait pembentukan Tim Pansus untuk mengantarkan aspirasi kami ke tingkat DPR Papua, tidak ditindaklanjuti DPRD Nabire. Padahal Aksi Penolakan DOB ini dilakukan pada tanggal 31 Maret 2022 dan telah diterima oleh Wakil Ketua II DPRD Nabire,” tuturnya.
Lanjutnya, “namun selama beberapa hari sejak aksi demo damai penolakan pemekaran DOB hingga hari Senin (11/04/2022), DPRD Nabire seakan diam dan lipat tangan serta tidak menindaklanjuti aspirasi kami.”
Hardiknas bersama rekan-rekannya berpikir aspirasi mereka sudah sampai di DPR Papua, namun nyatanya tak ada sama sekali, bahkan pembentukan Tim Pansusnya pun belum ada, setelah ditemui mahasiswa pada tanggal 11 April lalu di DPRD Nabire.
Menurut anggota DPRD Nabire Komisi II, hal tersebut sudah dimasukan dalam daftar kerja bulanan, dan DPRD belum membentuk Tim Pansus mengingat biaya transportasi yang tidak memadai.
Hardiknas Pekei dan rekan-rekannya menganggap ada indikasi kesengajaan yang dilakukan oleh DPRD Nabire maupun elit lokal sehingga aspirasi mereka tidak diteruskan hingga ke tingkat DPR Papua.
“Kami Solidaritas Masyarakat dan Mahasiswa Berharap Kepada DPRD Nabire haruslah merakyat karena anda dipilih oleh masyarakat dan untuk masyarakat,” pungkas Hardiknas Pekei.
[Nabire.Net]
Tinggalkan Komentar