Dalam rangka menciptkan situasi yang aman dan kondusif di kabupaten Nabire khususnya pada HUT Organisasi Papua Merdeka 1 Desember 2015, Aparat Polres Nabire melakukan razia terhadap sejumlah warga dan kendaraan di Oyehe Nabire.
Namun selain merazia kendaraan, aparat juga merazia warga yang ingin melakukan ibadah di Taman Bunga Bangsa Oyehe Nabie.
Gunawan Inggeruhi salah seorang warga Nabire mengatakan, Polisi merazia kendaraan yang melintas di depan Taman Bunga Bangsa, semua kendaraan hasil razia dimasukkan ke dalam tempat ibadah, sehingga warga yang ingin melakukan ibadah menunggu dulu di depan tempat ibadah.
Selanjutnya, sekitar pukul 10.30 Wit, dua mobil polisi keluar menuju jalan menghampiri kerumunan yang akan melakukan ibadah singkat di luar tempat ibadah. Tiba-tiba mereka lompat dari atas mobil dan menodongkan senjatanya ke masyarakat sambil meminta mereka untuk tiarap.
Menurut Gunawan, beberapa warga ada yang dipukul dengan rotan kemudian diminta naik ke truk untuk diamankan. Gunawan menyatakan pihaknya yakin warga yang ditangkap bukan hanya warga yang mau beribadah, tapi juga yang terkena razia kendaraan.
Gunawan menyayangkan kejadian hari ini. “Sudah 13 tahun kami beribadah, tidak ada yang mengganggu, kenapa hari ini dilarang? Apakah ini perintah Kapolda, Kapolres, atau Kapolri, kami belum tahu,” tutur Gunawan. Gunawan belum bisa mengidentifikasi jumlah warga yang ditangkap hari ini.
Tinggalkan Komentar