INFO NABIRE
Home » Blog » Anak Sekolah Terpaksa Seberangi Sungai! Imanuel Rumbewas Desak Pemerintah Tuntaskan Proyek Jembatan yang Terbengkalai!

Anak Sekolah Terpaksa Seberangi Sungai! Imanuel Rumbewas Desak Pemerintah Tuntaskan Proyek Jembatan yang Terbengkalai!

(Anak Sekolah Terpaksa Seberangi Sungai! Imanuel Rumbewas Desak Pemerintah Tuntaskan Proyek Jembatan yang Terbengkalai!)

Nabire, 23 Juni 2025 – Warga Kampung Sanoba dan Kampung Waharia dibuat resah! Dua jembatan vital yang seharusnya menjadi penghubung utama antar kampung hingga kini belum juga rampung. Akibatnya, warga—terutama anak-anak sekolah—terpaksa menempuh jalur memutar atau bahkan nekat menyeberangi sungai yang deras saat debit air meningkat!

Melihat kondisi darurat ini, Anggota DPRK Nabire dari Dapil 1, Imanuel Fedrik Hendrik Rumbewas, angkat bicara dan mendesak agar pembangunan lanjutan Jembatan Sanoba dan Jembatan Kimi bawah segera dipercepat.

“Banyak warga yang mengeluh, apalagi anak-anak sekolah. Mereka harus ambil rute jauh atau bahkan menyeberangi sungai. Ini menyangkut akses dasar masyarakat dan sangat mendesak,” tegas Imanuel.

Imanuel mengaku keluhan ini ia terima langsung dari warga dalam berbagai pertemuan. Mereka berharap pembangunan segera dilanjutkan demi kelancaran mobilitas, ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan masyarakat.

Pembangunan dua jembatan tersebut berada dalam tanggung jawab Dinas PUPR Provinsi Papua Tengah, namun Imanuel menilai perlu dorongan dari semua pihak agar proyek ini masuk prioritas pembiayaan di APBD 2025.

“Saya akan segera komunikasi dengan Fraksi Gerindra di DPR Provinsi agar anggaran pembangunan dua jembatan ini bisa diakomodir,” ujarnya.

Imanuel juga menyampaikan apresiasi atas perjuangan John NR Gobai yang telah mendorong pembangunan awal Jembatan Sanoba. Kini, ia berharap Pemprov Papua Tengah bersama Dinas PUPR dan jajaran legislatif memberikan perhatian penuh.

“Ini bukan sekadar proyek, ini soal membuka keterisolasian dan meningkatkan kualitas hidup warga,” pungkasnya.

Apakah Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan segera menjawab jeritan warga yang setiap hari berjibaku demi akses hidup yang layak? Waktu yang akan menjawab. Namun satu hal pasti: rakyat tak bisa menunggu lebih lama!

[Nabire.Net]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.