News & Info
Home » Blog » 10 September 2013, Biak Diliburkan Terkait Pilkada

10 September 2013, Biak Diliburkan Terkait Pilkada

1

Bupati Biak Numfor, Papua, Yusuf Melianus Maryen, menetapkan waktu pencoblosan atau pemungutan suara pada pemilihan kepala daerah (pilkada) setempat, Selasa besok, 10 September 2013 sebagai hari libur daerah.

Pelaksana tugas Sekretaris Daerah Abdul Kahar yang dihubungi Biak, Minggu (8/9) mengatakan Surat Keputusan Bupati No 131 tahun 2013 tentang waktu libur saat pencoblosan itu sudah diedarkan untuk diketahui oleh masyarakat luas di Kabupaten Biak Numfor.

“Dengan keluarnya surat keputusan penetapan hari libur waktu pilkada, maka harus dipatuhi semua warga Kabupaten Biak Numfor,” kata Abdul Kahar berharap.

Ia mengakui bahwa penetapan waktu libur pilkada itu diharapkan memberikan kesempatan luas bagi semua warga Biak Numfor untuk menyalurkan hak politiknya secara demokratis pada 10 September 2013.

Harapan dari jajaran Pemkab Biak Numfor, menurut Sekda Abdul Kahar, agar selama proses pemungutan suara pilkada bisa berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.
“Saya imbau semua elemen masyarakat dapat menyukseskan pesta demokrasi dalam Pilkada Bupati Biak Numfor ini secara damai dan demokratis,” ujar Kahar.

Sementara itu Kepolisian Resor (Polres) Biak Numfor, Papua mengerahkan 372 personel untuk mengamankan tahapan pemungutan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati setempat pada 10 September 2013.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) AKBP Esterlina Sroyer, B.A., di Biak, Minggu, mengakui untuk membantu pengamanan selama tahapan Pilkada Bupati Biak, pihak kepolisian juga akan didukung 20 personel Brimob dan 100 prajurit TNI.

“Jajaran Polres Biak Numfor sudah mengerahkan kekuatan penuh untuk mengamankan tahapan Pilkada hingga memasuki pemungutan suara pada 10 September 2013,” ungkapnya.

Hingga saat ini, personel Polres Biak Numfor telah disiagakan membantu pengamanan distribusi logitisk Pilkada ke sejumlah lokasi tempat panitia pemilihan Distrik di Kepulauan Numfor.

Pengiriman logistik Pilkada Bupati Biak, menurut AKBP Esterlina, akan mendapat pengamanan esktra daru personel Polres Biak hingga ke lokasi tujuan.

“Setiap tempat pemungutan suara saat Pilkada Bupati Biak pada 10 September akan dijaga oleh satu personel Polres,” ungkap Kapolres perempuan Papua yang pertama di jajaran Polda Papua itu.
Kapolres AKBP Esterlina berharap semua elemen masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan sekitar sehingga proses Pilkada Bupati Biak Numfor berlangsung aman dan kondusif.

Hingga H-2 pencoblosan pemungutan suara Pilkada Bupati Biak Numfor, para tim sukses dari delapan cabup telah intensif melakukan pembekalan saksi untuk disebar di 352 tempat pemungutan suara pada 10 September 2013.

Berdasarkan data penetapan KPU 25 Juli 2013 sebanyak delapan pasangan cabup menjadi peserta Pilkada Bupati pada 10 September 2013 yakni (1) Yesaya Sombuk/Thomas AE Ondy, (2) Yotam Wakum SH/Mahasunu S.IP., (3) Nehemia Wospakrik/Andi Firman, (4) Dr. Lamech Ap/Willem K.Rumpaidus , dan (5) Drs. Johanis Than, M.M.,/Absalom Rumkorem S.Pt., M.M.

Tiga pasangan Cabup lain yakni (6) Prof. Dr. Yohana Susana Yembise/Frits G.Senandi, (7) Habel Rumbiak S.H.,/Festus Wompere S.IP., serta pasangan Drs. Demianus F.Dimara/dr. Daniel Lantang, M.Kes.

(Sumber : BintangPapua.com)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.