INFO NABIRE INFO PAPUA INFO PAPUA BARAT
Home » Blog » Tersisa 8 Kabupaten/Kota Di Papua & 3 Kabupaten/Kota Di Papua Barat Yang Masih Diblokir Internetnya

Tersisa 8 Kabupaten/Kota Di Papua & 3 Kabupaten/Kota Di Papua Barat Yang Masih Diblokir Internetnya

(Tersisa 8 Kabupaten/Kota Di Papua & 3 Kabupaten/Kota Di Papua Barat Yang Masih Diblokir Internetnya)

Nabire – Pemerintah melalui Kementerian Komimfo hingga Sabtu sore (07/09) telah membuka akses internet di 21 dari 29 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Papua. Kabupaten terakhir yang dibuka akses internetnya adalah kabupaten Nabire dan Dogiyai pada Jumat malam (06/09).

Sesuai siaran pers dari Kementerian Kominfo No. 173/HM/KOMINFO/09/2019, Jumat, 06 September 2019 Pukul 20.30, Tentang Kabupaten Nabire dan Dogiyai Kondusif, Blokir Layanan Data Dibuka, Kominfo menegaskan masih ada 8 kabupaten/kota lagi yang terus dipantau perkembangannya 1-2 hari kedepan sebelum dibuka akses internetnya.

Kedelapan kabupaten/kota yang hingga Jumat sore masih belum bisa menggunakan layanan data/internet yaitu kabupaten Deiyai, Paniai, Mimika, Jayawijaya, Pegunungan Bntang, Yahukimo, kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura.

Sementara untuk wilayah Papua Barat, tersisa 3 kabupaten yang hingga Jumat sore masih diblokir yaitu Manokwari, Kota Sorong dan Kabupaten Sorong. Ketiganya baru akan dibuka secara bertahap jika situasi sudah kondusif.

Kominfo juga menegaskan bahwa sebaran informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi terkait dengan isu Papua terus mulai menurun sejak 31 Agustus 2019.

Puncak sebaran hoaks dan hasutan terkait isu Papua terjadi pada 30 Agustus 2019 dengan jumlah url mencapai 72.500. Distribusi hoaks terus menurun, 42 ribu url di tanggal 31 Agustus 2019, 19 ribu url di tanggal 1 September 2019, dan akhirnya 6.060 url hoaks dan hasutan di tanggal 6 September 2019.

Selain itu Kominfo kembali menghimbau untuk tidak menyebarkan informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian berbasis SARA, hasutan dan provokasi melalui media apapun termasuk media sosial, agar proses pemulihan kembali seluruh wilayah Papua dan Papua Barat cepat berlangsung.



Sebagai informasi, setelah diblokir selama 16 hari, akhirnya layanan internet di kabupaten Nabire beroperasi kembali Jumat malam (06/09), sekitar pukul 22.00 Wit.

(Baca Juga : Akhirnya Layanan Internet Di Nabire Kembali Normal Jumat Malam)

Sebelumnya, layanan internet diblokir oleh pemerintah sejak 21 Agustus 2019 lalu akibat kericuhan yang terjadi di sejumlah daerah di Papua.

(Baca Juga : Kominfo RI Blokir Sementara Layanan Data Telekomunikasi Di Seluruh Papua)

Sempat dijanjikan akan dinormalkan tanggal 5 September oleh Menkopolhukam, layanan internet di Nabire baru kembali normal sehari setelahnya.

Menkopulhukam Wiranto menegaskan bahwa akses internet di seluruh Papua akan dinormalkan kembali jika situasi di Papua benar-benar kondusif.

(Baca Juga : Jika Papua Tetap Kondusif, Tanggal 5 September 2019 Pemerintah Normalkan Internet)

Warga Nabire sangat senang mengetahui layanan internet di Nabire sudah bisa diakses kembali. Sebagai informasi, layanan internet yang diblokir pemerintah adalah layanan data milik operator seluler Telkomsel. Sedangkan layanan internet via Telkom maupun VSAT tetap berjalan seperti biasa.

[Nabire.Net]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.