INFO NABIRE
Home » Blog » Ibadah Minggu Pagi, 11 September 2016, Di Jemaat GKI Tabernakel Oyehe Nabire

Ibadah Minggu Pagi, 11 September 2016, Di Jemaat GKI Tabernakel Oyehe Nabire

tabernakel

Pada zaman dulu, hidup dalam kemewahan selalu diidentikkan dengan pesta pora dan kemabukan karena minuman keras. Para penguasa, tuan tanah dan orang-orang kaya selalu berusaha mempertontonkan kekuasaan dan kekayaannya kepada para bangsawan bahkan seluruh rakyat melalui pesta. Di dalamnya, makanan dan minuman seperti anggur dan minuman keras lainnya disajikan. Minum sampai puas dan memabukkan selama pesta berlangsung dianggap sebuah kehormatan yang makin menambah semarak dan sukacita pesta.Hal ini kemudian berkembang menjadi sebuah budaya karena dilakukan oleh banyak orang; kaya maupun miskin.

Saat bangun pagi, orang bukannya mencari Tuhan dan mendengar firman-Nya, tetapi mencari minuman keras. Bahkan tanpa bekerja, mereka bisa duduk-duduk sampai malam sambil menghangatkan badan dengan anggur. Seolah-olah anggur dan minuman keras yang memabukkan dianggap bisa menjadi solusi atas banyak masalah yang dihadapi.

Demikian kutipan khotbah Ibadah Minggu Pagi, 11 September 2016, di Jemaat GKI Tabernakel Nabire, yang dipimpin oleh Pelayan Firman Pdt. Yael Maria Tokoro S.Th. Firman Tuhan diangkat dari kitab Yesaya 5:11-24, dengan nats “Peringatan tentang pelbagai keburukan”.

Dikatakan Pdt. Yael Maria Tokoro, Yesaya tampil dan memberitakan celaka kepada mereka yang hidup dalam pesta pora yang memabukkan karena minuman keras dan lalai untuk memperhatikan perbuatan Tuhan. Orang-orang yang melakukannya akan terbuang; semua keramaian orang-orang kaya akan menjadi sepi; bahkan banyak orang yang mati karena kelaparan dan kehausan. Allah menyatakan keadilan dan kekudusan dalam kebenaran-Nya, sehingga manusia yang sombong direndahkan.

Hukuman Tuhan yang disampaikan Yesaya tidak pernah dibatalkan. Karena itu, banyak orang mati karena minum minuman keras; baik murni maupun oplosan.

Mari jauhkan diri dari pesta pora dan kemabukan. Carilah Tuhan dan nantikan kedatangan-Nya karena Ia datang untuk memberi hidup bagi kita.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.