INFO NABIRE
Home » Blog » Wisuda 20 Sarjana Keperawatan Universitas Indonesia Timur Kelas Nabire

Wisuda 20 Sarjana Keperawatan Universitas Indonesia Timur Kelas Nabire

uitm

Sebanyak 20 orang Sarjana Keperawatan, lulusan angkatan pertama dari Universitas Indonesia Timur (UIT) Kelas Nabire diwisuda oleh Rektor Universitas Indonesia Timur di Makassar pada kamis lalu (11/6) siang.

Dua puluh orang sarjana keperawatan diwisuda setelah mengikuti program konversi dari program diploma ke jenjang program strata satu yang dibuka oleh Yayasan Persada Nabire bekerjasama dengan UIT Makassar.

Dari 3.000 sarjana yang mengikuti wisuda di UIT Makassar, 20 diantaranya lulusan UIT Kelas Nabire. Mereka diwisuda sekitar jam 2 siang kemarin. Tonggak pertama bagi Nabire, lulusan dari Nabire juga bisa mengikuti wisuda di tengah lulusan lain dari Universitas yang punya nama di Makassar dan Indonesia Timur pada umumnya.

Ketua Yayasan Persada Nabire, Rustam Yusuf, melalui telepon selulernya, Kamis (11/6) malam mengatakan mereka yang diwisuda kemarin merupakan lulusan angkatan pertama dari program konversi yang dibuka Yayasan Persada Nabire. Mereka yang diwisuda, hampir semua pegawai negeri di rumah sakit dan Puskesmas dan mereka ini berasal dari Nabire, Dogiyai, Deiyai dan Paniai.

Diwisudanya 20 orang sarjana keperawatan lulusan UIT Kelas Nabire merupakan tonggak pertama bahwa yayasan sudah serius mengelola pendidikan program strata satu bidang kesehatan di daerah ini sehingga nantinya diharapkan tenaga kesehatan yang lulus dari Nabire punya aktualitas yang tinggi.

Sementara untuk program umum, kata Rustam, angkatan pertama sudah masuk semester IV dan angkatan kedua sudah semester II. Peserta konversi angkatan kedua diharapkan akan wisuda pada tahun 2016 dan program umum angkatan pertama tahun 2017.

Dengan diwisudanya angkatan pertama dari UIT Kelas Nabire di UIT Makassar, Rustam menilai ini tidak hanya keberhasilan dari yayasan semata-mata tetapi merupakan keberhasilan kita semua. Karena tanpa dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, mustahil akan sukses. Yayasan Persada membuka program sarjana di bidang kesehatan di Nabire akan menjawab kebutuhan tenaga medis yang punya aktualitas dan kemampuan yang memadai di daerah ini khususnya dan Papua pada umumnya.

(PPN)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.