INFO NABIRE
Home » Blog » Jap Marey Usulkan HPH Di Papua Dihapus Total Karena Merugikan OAP & SDA

Jap Marey Usulkan HPH Di Papua Dihapus Total Karena Merugikan OAP & SDA

JM

Tokoh Masyarkat Nabire, Yulian Jap Marey mengusulkan agar Hak Pengusahaan Hutan (HPH) yang beroperasi di Papua harus dihapus total. Sebab dengan beroperasinya HPH di Tanah Papua akan merugikan orang asli Papua dan merusak sumber daya alam yang ada di Papua. Dan lebih aneh lagi para pengusaha kayu ini mengkalim dirinya pemilik hutan dan Tanah Papua.

Dikatakan Jap Marey, orang Papua yang notabene pemilik hak ulayat secara turun temurun dalam kegiatan operasi usaha harus meminta ijin lagi ke orang Jakarta. Karena orang Jakarta mengaku telah membeli habis hutan Papua untuk kegiatan pengambilan kayu log.

Jika MRP dari kelompok adat melakukan penataan dan pengaturan kependudukan Papua, diharapkan lebih dulu menghapus HPH dari Tanah Papua. Dirinya selaku tokoh adat dan tokoh politik sangat tidak setuju dengan sikap orang Jakarta yang mengaku punya hutan Papua atas dasar pemilik ijin HPH.

Karena berdasarkan pengalaman semenjak 3 tahun silam dalam pengurusan pembukaan lahan kelapa sawit, kata Jap marey, orang Papua ditantang dengan orang Jakarta yang mengaku punya ijin HPH atas hutan dan tanah tersebut. Sehingga dalam tiga tahun itu pihaknya berurusan dengan orang Jakarta soal ijin HPH dan ijin AMDAL.

“Sehingga kami masyarakat adat pemilik hak ulayat merasa orang Jakarta itu yang punya hak dan kami orang Papua yang menumpang di atas tanah Papua. Untuk itu kalau mau menata penduduk Papua lebih dahulu MRP bicara dengan Gubernur dan harus HPH yang kini sedang menguasai hutan dan Papua,” tuturnya.

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.