Semiloka Penanggulangan Kemiskinan Di Kabupaten Nabire

Program penanggulangan kemiskinan di kabupaten Nabire haruslah disusun berdasarkan kondisi riil yang dibutuhkan oleh masyarakat miskin. Hal ini dikatakan Asisten III Setda kabupaten Nabire, Piter Erari S.E. M.Si, saat membacakan sambutan tertulis Bupati Nabire, dalam acara Pembukaan Seminar & Lokakarya penanggulangan Kemiskinan di kabupaten Nabire, yang dilaksanakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat & Pemerintah Kampung selama 2 hari, yang berlangsung di Diklat Pemda Nabire.
Semiloka yang bertajuk “Peran & Partisipasi Masyarakat serta Pemerintah dalam rangka mempercepat penanggulangan kemiskinan di kabupaten Nabire tersebut, diikuti oleh 85 orang peserta yang berasal dari 4 Distrik yakni Distrik Nabire, Distrik Nabire Barat, Distrik Wanggar, dan Distrik Teluk Kimi.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk membahas tuntas persoalan kemiskinan yang ada serta menjadi akar penyebab terjadnya kemiskinan, sedangkan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperoleh solusi bagamana menanggulangi kemiskina dan meningkatkan taraf hidup masyarakat fi wilayah perkampungan.
Bupati Nabire juga mengatakan, kebijakan pembangunan dalam 5 tahun terakhir ini adalah kebijakan pembangunan dari kampung ke kota. Namun diakui Bupati, masih ada hak-hak dasar masyarakat yang belum terpenuhi, seperti adanya kesenjangan antar wilayah dan rendahnya pemdapatan yang jadi akar permasalahan timbulnya kemiskinan.
Bupati Nabire berharap, melalui forum Semiloka ini, peserta dapat menyamakan persepsi langkah untuk segera menyusun program percepatan penanggulangan kemiskinan di Nabire dengan prinsip “Dari Masyarakat, Oleh Masyarakat, dan Untuk Masyarakat”, serta mengacu kepada RPJMD 2011-2015 dan visi misi pemerintah kabupaten Nabire.
(RRI Nabire/AL.S)


Leave a Reply