Kepolisian Resort Nabire meringkus 13 Aktivis KNPB pad ahari rabu 19 november 2014 karena melakukan aksi pengarahan massa dalam demonstrasi memperingati HUT KNPB.
Pihak Kepolisian sendiri sudah memperingatkan secara persuasif dan berulang-ulang agar massa membubarkan diri, tidak mengadakan demo dan mengerahkan massa.
Aparat meringkus para anggota KNPB di dua tempat yang berbeda yakni di depan pasar karang Tumaritis Nabire dan di depan Kampus Uswim Kalibobo Nabire.
Sebelumya KNPB merencanakan untuk melakukan aksi demo damai di Taman Bunga Bangsa oyehe, untuk merayakan HUT KNPB Ke-6 sekaligus Mendukung Pertemun ILWP di belanda.
Ke-13 aktivis KNPB yang ditangkap oleh kepolisian polresta Nabire tersebut dikiring ke polresta kabupaten Nabire, dan sementara ini masih ditahan di polresta Kabupaten Nabire.
Sementara itu, anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di kabupaten Dogiyai ditembak kakinya menggunakan peluru karet dalam bentrok antara anggota KNPB dengan pasukan keamanan gabungan Polri-TNI. Bentrok itu sendiri dipicu oleh aksi anarkis yang dilakukan oleh KNPB di Terminal Monamani, Distrik Kamo, Kabupaten Dogiyai, Rabu (19/11) pukul 11.00 WIT.
Selain tiga orang tertembak kakinya, 11 orang lainnya juga diamankan oleh pihak keamanan karena melakukan aksi anarkis tanpa izin itu. Satu orang yang tertembak telah dievakuasi ke RSUD di Paniai bernama Anselmus Pigai (25), dua nama belum diketahui. Sedangkan sebelas orang yang diamankan adalah MM (26), AW (23), DP (22), PM (30), EA (27), AE (23), SG (17), FP (16), WP (18), dan TW (25).
Wakapolda Papua Brigjen Pol. Drs Paulus Waterpauw membenarkan adanya anggota KNPB yang tertembak pada saat anggota KNPB melakukan aksi dalam rangka HUT KNPB di Dogiyai.
Menurut Wakapolda, kejadian serupa sempat terjadi di Nabire, namun berhasil dibubarkan oleh Kapolres Nabire, sedangkan di Kabupaten Dogiyai malah terjadi bentrok.
Sementara itu, Kepala Bidang Profesi dan Keamanan Polda Papua Kombes Pol. Bambang Sutoyo melalui Kasubdit Pertanggungjawaban Profesi (Wabrof), AKBP M. Duwila, menegaskan bahwa adanya penembakan terhadap anggota KNPB itu dimulai dari adanya aksi unjuk rasa oleh KNB. Pihak kepolisian sudah menghimbau secara persuasif berulang-ulang agar massa membubarkan diri.
Leave a Reply