Saat berkunjung ke Nabire pada hari senin (17/11), Gubernur Papua Lukas Enembe menginginkan agar Bandar Udara kaladiri Wanggar segera dipercepat proses pembangunannya, karena Nabire merupakan daerah yang menjadi penopang bagi beberapa kabupaten di Pegunungan Tengah Papua.
Dikatakan Lukas Enembe, selama ini transportasi udara ke wilayah pegunungan tengah juga turut ditopang dari Bandara Sentani Jayapura, oleh karena itu Gubernur Lukas Enembe yang meninjau langsung Bandara Kaladiri Wanggar memerintahkan kepada Dinas Perhubungan Provinsi Papua agar segera berkoordinasi dengan Kementerian perhubungan agar bisa dibantu melalui dana APBN.
Menurut Lukas Enembe, Bandara Kaladiri Wanggar sangat strategis dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pegunungan tengah.
Gubernur yang berkunjung dan mengecek langsung proses pembangunan bandara Kaladiri Wanggar juga ditemani oleh Bupati Nabire Isaias Douw, Ketua MRP Timotius Murib, Kepala Dinas Perhubungan Papua Yusuf Yamba, dan sejumlah muspida dari Nabire.
Sementara itu menurut Kepala Dinas Perhubungan Papua, Yusuf Yamba, ada beberapa syarat-syarat yang harus dilengkapi Pemkab Nabire, terutama tentang status lahan bandara, proses administrasi dan dokumen amdalnya, dan beberapa hal teknis di bandara yang harus diperbaiki. Namun, hal itu semua sudah disepakati Bupati Nabire Isaias Douw dan tinggal diusulkan Kepala Dinas Perhubungan kepada Kementerian Perhubungan. Kemudian akan mendapatkan kepastian pengalokasian anggaran dari sektor APBN. Setelah dapat kepastian itu, dilakukan yang namanya kesepakatan kerjasama untuk percepatan atau MoU antara pemkab, provinsi dan pusat.
Kadishub mengatakan saat ini yang dikerjakan dalam APBD provinsi dan kabupaten dari sisi udaranya, yakni total panjang yang sudah dilaksanakan provinsi 1500 meter, sedangkan yang dilakukan oleh kabupaten sepanjang 1000 meter, sehingga totalnya 2.500 meter.
Diharapkan 2015 ini dalam konteks peningkatan sampai dengan total 2500 meter yang direncanakan bisa selesai, dari sisi udara dari runway sampai appround. Untuk sisi daratnya, parkir, ruang tunggu, terminal dan lainnya, sehingga masih banyak yang harus dikerjakan.
poker
selesai tahun 2050 itu pun masih tidak jelas