25 Mahasiswa Deiyai Resmi Bergabung dengan FKM-KD Nabire, Ini Pesan Ketua Forum
Nabire, Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Deiyai (FKM-KD) Kota Studi Nabire, Papua Tengah, resmi menerima dan menyambut 25 anggota baru melalui rangkaian seminar dan orientasi mahasiswa yang digelar di Nabire, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi memperkenalkan lingkungan FKM-KD sekaligus membekali mahasiswa dengan kemampuan kepemimpinan, pengelolaan waktu, serta semangat berorganisasi.
Rangkaian kegiatan mengangkat tema “Mengangkat Bersama dan Bergerak Bersama Menuju Kesuksesan yang Kreatif”. Sementara subtema yang digunakan adalah “Bergabung untuk Belajar, Berlatih dan Bersama Demi Masa Depan yang Lebih Baik.”
Seminar Jadi Tahap Awal Pengenalan Anggota
Sebelum mengikuti orientasi, 25 anggota baru mendapatkan pembekalan melalui seminar yang memuat tiga materi utama.

Materi tersebut meliputi profil FKM-KD, gaya kepemimpinan, dan manajemen waktu. Ketiga materi itu dipilih untuk memberikan pemahaman awal kepada anggota baru mengenai identitas organisasi sekaligus tanggung jawab mahasiswa dalam mengembangkan kapasitas diri.
Ketua Panitia Perkenalan dan Orientasi Anggota Baru, Andreas Badii, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan panitia sebagai bagian dari proses pengenalan dan pembentukan karakter anggota baru.
“Pertama, panitia melakukan seminar dengan membekali tiga materi dan terakhir melakukan orientasi dengan berbagai atraksi dalam disiplin belajar dalam pendidikan,” ujar Andreas.
Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai seremoni penerimaan anggota baru, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berlatih, membangun kedisiplinan, dan mengenal lebih dekat kehidupan organisasi.
Orientasi Digelar di Pantai Naikere
Setelah mengikuti seminar, anggota baru melanjutkan kegiatan orientasi di Pantai Naikere, Kalibobo, Nabire, Papua Tengah.
Kegiatan orientasi menjadi kesempatan bagi anggota baru untuk membangun kebersamaan dengan pengurus dan anggota FKM-KD lainnya. Berbagai kegiatan dan atraksi juga disiapkan untuk menciptakan suasana kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan antarmahasiswa.

Ketua FKM-KD Nabire, Yohanes Pigome, menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan.
“Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena selama ini dengan segala keterbatasan dalam menjalankan segala panitia kegiatan, baik itu pendidikan, seminar, serta rekreasi, kita dapat berjalan dengan baik dan lancar,” kata Yohanes.
Ia menilai keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara panitia, pengurus, dan anggota organisasi.
Anggota Baru Diminta Aktif dalam Organisasi
Yohanes juga mengingatkan 25 anggota baru agar menjaga nama baik FKM-KD Nabire dengan menaati aturan dan ketentuan organisasi.

Ia mengajak seluruh anggota untuk tidak sekadar terdaftar sebagai bagian dari organisasi, tetapi turut mengambil peran dalam berbagai kegiatan.
“Selain itu, mari kita bersama-sama membangun dan membesarkan organisasi tercinta ini. Saya juga mengajak kawan-kawan semua untuk senantiasa aktif dalam setiap kegiatan intelektual, baik itu dalam bentuk diskusi, rapat, maupun kegiatan positif lainnya yang diselenggarakan oleh organisasi,” ujarnya.
Menurut Yohanes, keterlibatan mahasiswa dalam organisasi dapat menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, dan wawasan.
Ia juga meminta anggota baru untuk menjalankan tanggung jawab organisasi dengan sungguh-sungguh serta membangun hubungan yang baik dengan seluruh anggota tanpa membeda-bedakan.
FKM-KD Didorong Jadi Ruang Belajar Mahasiswa Deiyai
Yohanes menegaskan bahwa FKM-KD Nabire diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga tempat mahasiswa asal Kabupaten Deiyai untuk mengembangkan potensi diri selama berada di kota studi.
“Forum ini adalah wadah bagi kita semua untuk belajar dan berkembang, sehingga kerja sama yang baik dari seluruh pengurus dan anggota sangatlah diharapkan,” katanya.
Ia berharap keberadaan forum tersebut dapat berlangsung aktif dan berkesinambungan. Menurutnya, keberlangsungan organisasi sangat bergantung pada partisipasi para anggota dalam setiap agenda yang dijalankan.
“Kehadiran dan keaktifan anggota dalam setiap kegiatan organisasi merupakan kunci utama kemajuan kita bersama,” tegas Yohanes.
Ia pun mengajak seluruh anggota menjadikan FKM-KD sebagai tempat untuk menempa diri, memperluas wawasan, serta mempererat persaudaraan antarmahasiswa asal Deiyai yang sedang menempuh pendidikan di Nabire.
Dengan bertambahnya 25 anggota baru, FKM-KD Nabire diharapkan memiliki regenerasi yang mampu melanjutkan program organisasi sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam membangun kebersamaan di lingkungan kota studi.
[Nabire.Net/Marten Dogomo]





Tinggalkan Komentar