Polres Dogiyai Gelar Binrohtal Lintas Agama, Perkuat Mental dan Integritas Personel
Dogiyai, Polres Dogiyai, Papua Tengah, kembali menggelar Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi personel sebagai upaya memperkuat keimanan, karakter, serta integritas dalam menjalankan tugas kepolisian. Kegiatan yang berlangsung Kamis (5/11/2026) itu diikuti personel beragama Islam, Kristen Protestan, dan Katolik.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIT dan dilaksanakan secara bersamaan di sejumlah ruangan di lingkungan Mapolres Dogiyai. Pembinaan keagamaan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin internal kepolisian untuk membangun kesiapan mental dan spiritual anggota sebelum menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Binrohtal digelar dalam tiga kelompok agama
Personel Muslim mengikuti pembinaan di Koridor Mapolres Dogiyai dengan kehadiran Wakapolres Dogiyai AKP Andi Maparewe, Kasat Intelkam IPTU Jamiludin, Kasiwas IPDA Jusuf, serta anggota beragama Islam.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan Surah Yasin, Al-Fatihah, sejumlah surah pendek, shalawat, tausiah, hingga doa penutup.

Sementara itu, personel Kristen Protestan melaksanakan Binrohtal di Ruangan Bag SDM. Kegiatan tersebut diikuti Kapolres Dogiyai KOMPOL Dr. Piter Kendek, S.Sos., M.M., Kabag Ren IPTU Yefri Iyai, S.H., M.H., Kabag Log IPTU Lapik, Kasi Propam IPTU Jekson Rumbiak, A.M.K.L., personel Polres Dogiyai, serta personel BKO Brimob Polda Papua Barat.
Dalam pembinaan tersebut, peserta mengikuti ibadah yang mencakup doa, pujian, serta renungan Firman Tuhan dari Lukas 19:11–27 dengan tema “Perumpamaan tentang Uang Mina.”

Adapun personel Katolik mengikuti pembinaan di Ruangan Bag Ops. Kegiatan diisi dengan nyanyian pembuka, doa, renungan singkat, serta doa dan nyanyian penutup.
Kapolres: Landasan moral penting dalam tugas
Kapolres Dogiyai menegaskan Binrohtal tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan rutin, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter anggota Polri.

“Melalui Binrohtal rutin, personel diharapkan punya landasan moral dan integritas yang kuat, sehingga mampu bertugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab,” ujar Kapolres.
Menurutnya, penguatan aspek rohani diharapkan dapat mendukung personel dalam menghadapi berbagai tantangan selama menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kedisiplinan, membangun karakter, sekaligus menjaga hubungan yang harmonis antarumat beragama di lingkungan kepolisian.
Kegiatan berlangsung aman dan tertib
Seluruh rangkaian Binrohtal selesai sekitar pukul 10.05 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lingkungan Polres Dogiyai dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Polres Dogiyai menempatkan pembinaan mental dan spiritual sebagai salah satu bagian penting dalam mendukung profesionalitas personel. Dengan pembinaan yang dilakukan sesuai agama masing-masing, anggota diharapkan memiliki keseimbangan antara kemampuan menjalankan tugas dan kekuatan moral dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar