INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Warga Tewas di Dekai Yahukimo, Polisi Tegaskan Isu Korban Anggota Intelijen Hoaks

Warga Tewas di Dekai Yahukimo, Polisi Tegaskan Isu Korban Anggota Intelijen Hoaks

(Warga Tewas di Dekai Yahukimo, Polisi Tegaskan Isu Korban Anggota Intelijen Hoaks)
(Warga Tewas di Dekai Yahukimo, Polisi Tegaskan Isu Korban Anggota Intelijen Hoaks)

Yahukimo, Seorang warga berinisial A (46) meninggal dunia setelah menjadi korban kekerasan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Minggu (11/10/2026). Kepolisian yang menangani perkara tersebut turut meluruskan informasi di media sosial yang menyebut korban merupakan anggota intelijen TNI. Informasi itu dinyatakan tidak benar.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo masih menyelidiki kejadian tersebut. Petugas telah mendatangi lokasi, meminta keterangan saksi, serta mengumpulkan bukti untuk mengetahui secara pasti rangkaian peristiwa dan pihak yang bertanggung jawab.

Korban Ditemukan Terluka di Kompleks Pertokoan

Peristiwa itu berlangsung di Kompleks Ruko Blok B, Distrik Dekai, sekitar pukul 18.15 WIT. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, A sebelumnya membantu menurunkan muatan sembako dari sebuah truk.

Setelah aktivitas tersebut, seorang saksi masuk ke dalam ruko untuk membereskan barang-barang yang baru diturunkan. Ketika kembali memeriksa keadaan, saksi mendapati A tergeletak dalam kondisi terluka.

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai untuk memperoleh pertolongan medis. Namun, upaya penanganan tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.

Personel gabungan selanjutnya melakukan pemeriksaan awal di lokasi dan meminta keterangan dari sejumlah orang yang diperkirakan mengetahui kejadian tersebut. Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab dan kronologi lengkap peristiwa.

Polisi Luruskan Informasi yang Beredar

Di tengah penanganan kasus, muncul informasi di media sosial yang mengaitkan korban dengan keanggotaan intelijen TNI. Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., membantah informasi tersebut.

Menurut Yusuf, A merupakan warga sipil yang tinggal di Dekai dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Ia meminta masyarakat tidak meneruskan kabar yang belum terverifikasi.

“Informasi yang menyebut korban berinisial A sebagai anggota intelijen adalah tidak benar atau hoaks,” kata Yusuf saat memberikan keterangan kepada media, Senin (12/10/2026).

Ia juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang keliru berpotensi memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat, terutama ketika suatu perkara masih dalam proses penyelidikan.

Sementara itu, terdapat dugaan keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopitua Heluka dalam rangkaian aksi kekerasan. Dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman dan belum dapat diperlakukan sebagai kesimpulan hukum.

Jenazah Diberangkatkan ke Timika

Pada Senin (12/10/2026), jenazah A diberangkatkan menggunakan pesawat carter dari Bandara Nop Goliat Dekai menuju Bandara Mozes Kilangin, Timika.

Dari Timika, jenazah direncanakan melanjutkan perjalanan menuju Makassar, Sulawesi Selatan, melalui Bandara Sultan Hasanuddin untuk diserahkan kepada keluarga.

Kematian A menambah perhatian terhadap keselamatan warga yang menjalankan aktivitas sehari-hari di Yahukimo. Kepolisian mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan pengungkapan perkara kepada aparat penegak hukum.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo menyatakan penyelidikan akan terus dilanjutkan berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Hingga informasi ini disusun, pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban masih dalam proses pengungkapan.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.