Asisten III Deiyai Ingatkan CPNS Patuhi Aturan, OPD Diminta Segera Rampungkan Renja 2027
Deiyai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deiyai, Papua Tengah, mendorong peningkatan kedisiplinan calon pegawai negeri sipil (CPNS) sekaligus mempercepat penyelesaian Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027 oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kedua hal tersebut menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas pemerintahan menjelang pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Penegasan itu disampaikan Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Deiyai, Daniel Bunai, S.T., S.E., ketika memimpin apel gabungan aparatur sipil negara (ASN), CPNS, THK2, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta tenaga kontrak di halaman Kantor Bupati Deiyai, Senin (12/10/2026).
CPNS Diminta Patuhi Ketentuan Panitia
Dalam arahannya, Daniel mengingatkan seluruh peserta CPNS agar mengikuti setiap aturan dan tahapan yang telah ditetapkan panitia. Menurutnya, kepatuhan terhadap ketentuan tersebut menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan selama proses berlangsung.

Ia menegaskan, peserta yang tidak memenuhi ketentuan panitia dapat dinyatakan gugur. Karena itu, para peserta diminta lebih cermat dalam memperhatikan setiap informasi agar tidak mengalami kendala akibat kelalaian dalam mengikuti prosedur.
Daniel juga menyampaikan bahwa kegiatan yang berkaitan dengan tahapan CPNS akan dilaksanakan di sejumlah lokasi, termasuk Kabupaten Deiyai dan Kabupaten Nabire.

Dengan adanya pelaksanaan kegiatan di lokasi berbeda, peserta diharapkan memastikan informasi mengenai jadwal, tempat, dan arahan teknis dari panitia. Langkah tersebut diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti sesuai ketentuan yang berlaku.
OPD Didorong Segera Menuntaskan Renja 2027
Selain membahas kedisiplinan CPNS, Daniel meminta seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Deiyai segera merampungkan dokumen Renja 2027.
Menurutnya, penyelesaian dokumen perencanaan tersebut perlu menjadi prioritas karena pemerintah daerah akan segera memasuki tahapan pembahasan APBD. Keterlambatan penyusunan Renja berpotensi menghambat kesiapan administrasi perencanaan program kerja pemerintah daerah.

Daniel meminta agar dokumen yang telah diselesaikan segera diserahkan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk diproses lebih lanjut.
“Saat ini kita sudah berada di akhir tahun. Oleh sebab itu, setiap OPD harus segera menyelesaikan Renja 2027 dan mengumpulkannya ke Bappeda. Dalam waktu dekat, kita akan memasuki sidang APBD,” tegas Daniel.
Arahan tersebut menjadi pengingat bagi setiap perangkat daerah untuk memperhatikan jadwal penyelesaian dokumen perencanaan. Kesiapan Renja diperlukan agar program dan kegiatan pemerintah daerah dapat dipersiapkan secara terarah dalam proses penyusunan anggaran tahun berikutnya.
Disiplin Kehadiran ASN Jadi Perhatian
Dalam apel yang sama, Daniel turut menyoroti kedisiplinan seluruh pegawai, terutama konsistensi mengikuti apel gabungan setiap Senin.
Ia mengapresiasi kehadiran peserta yang cukup ramai pada kegiatan tersebut. Namun, ia berharap peningkatan partisipasi itu tidak hanya berlangsung karena para CPNS akan memasuki tahapan prajabatan.
Daniel menilai kehadiran dalam apel merupakan bagian dari tanggung jawab aparatur sekaligus bentuk komitmen terhadap disiplin kerja di lingkungan pemerintahan.
“Kami berharap setiap apel hari Senin selalu ramai seperti ini. Jangan hanya karena sudah dekat dengan prajabatan, lalu kehadiran menjadi meningkat. Kehadiran seperti ini harus terus dipertahankan,” ujarnya.
Ia juga memastikan apel gabungan akan tetap dilaksanakan secara rutin meskipun Bupati Deiyai tidak dapat hadir. Para asisten di lingkungan Sekretariat Daerah akan bergantian mengambil peran dalam memimpin kegiatan tersebut.
“Setiap apel, kami para asisten akan tetap hadir dan memimpin apel. Meskipun Bupati tidak ada, apel tetap berjalan,” kata Daniel.
Dorong Pelayanan Pemerintahan Lebih Optimal
Penekanan terhadap kepatuhan CPNS, kedisiplinan pegawai, dan percepatan penyelesaian Renja 2027 diharapkan memperkuat pelaksanaan tugas pemerintahan Kabupaten Deiyai.
Kepatuhan terhadap prosedur membantu peserta CPNS mengikuti setiap tahapan secara tertib. Sementara itu, kedisiplinan aparatur dan kesiapan dokumen perencanaan menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah daerah.

Seluruh pimpinan OPD diharapkan segera menindaklanjuti arahan tersebut, khususnya terkait penyerahan Renja kepada Bappeda menjelang pembahasan APBD. Adapun para peserta CPNS diminta terus mengikuti informasi resmi panitia agar tidak melewatkan tahapan yang telah ditentukan.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar