INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Polres Paniai Tangani Karhutla di Dua Lokasi, Api Sempat Ancam Permukiman

Polres Paniai Tangani Karhutla di Dua Lokasi, Api Sempat Ancam Permukiman

(Polres Paniai Tangani Karhutla di Dua Lokasi, Api Sempat Ancam Permukiman)
(Polres Paniai Tangani Karhutla di Dua Lokasi, Api Sempat Ancam Permukiman)

Paniai, Personel Kepolisian Resor (Polres) Paniai bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan masyarakat berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua lokasi di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Sabtu (10/10/2026). Kebakaran yang terjadi di Bukit Pugo, belakang RSUD Paniai, serta kawasan belakang Terminal Madi tersebut sempat mendekati permukiman warga.

Penanganan berlangsung selama tujuh jam, mulai pukul 14.00 hingga 21.00 WIT. Sebanyak 18 personel Polres Paniai dikerahkan dalam upaya pemadaman yang dipimpin Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas), IPDA Lalu H. Anady, S.E.

Api Mendekati Permukiman di Bukit Pugo

Penanganan bermula sekitar pukul 14.00 WIT setelah personel kepolisian menerima laporan mengenai kebakaran di Bukit Pugo, tepatnya di belakang RSUD Paniai. Api dilaporkan terus bergerak mendekati kawasan tempat tinggal warga sehingga membutuhkan penanganan segera.

Merespons laporan tersebut, Polres Paniai mengerahkan personel dan satu unit truk Armoured Water Cannon (AWC) menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian pada pukul 14.04 WIT, petugas bersama personel BPBD langsung bergerak menuju titik kebakaran dengan membawa peralatan pemadam.

Upaya pengendalian api dimulai sekitar pukul 14.10 WIT. Petugas menggunakan selang yang dialiri air dari sumber mata air di sekitar lokasi untuk menjangkau area terdampak.

Koordinasi antara kepolisian dan BPBD membuahkan hasil. Sekitar pukul 15.50 WIT, api di kawasan belakang RSUD Paniai berhasil dipadamkan.

Kebakaran Kedua Terjadi di Belakang Terminal Madi

Saat dalam perjalanan kembali ke markas, petugas menerima laporan baru pada pukul 16.10 WIT. Kebakaran kembali terjadi di kawasan belakang Terminal Madi, dengan perambatan api yang juga mengarah ke permukiman warga.

Personel segera mengubah arah menuju lokasi dan tiba enam menit kemudian. Petugas menyiapkan selang pemadam di kawasan perbukitan yang berada di atas permukiman untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran.

Situasi semakin menantang ketika api terlihat membesar dan meluas sekitar pukul 16.50 WIT. Bersama masyarakat setempat, petugas melakukan pemadaman menggunakan ranting kayu sambil berupaya membatasi penyebaran api.

Kerja sama tersebut berhasil mengendalikan kebakaran. Pada pukul 19.10 WIT, api di belakang Terminal Madi dinyatakan padam. Personel kemudian melanjutkan pemantauan di sekitar terminal untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

Polisi Ajak Masyarakat Cegah Karhutla

Pada pukul 19.35 WIT, IPDA Lalu H. Anady menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan berpartisipasi membantu petugas apabila terjadi kebakaran.

Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk mempercepat penanganan, terutama ketika kebakaran terjadi di kawasan perbukitan yang berdekatan dengan tempat tinggal penduduk.

Hingga pukul 21.00 WIT, personel Polres Paniai masih bersiaga di sekitar Terminal Madi. Situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan risiko bagi keselamatan warga, merusak lingkungan, serta mengganggu aktivitas masyarakat apabila tidak segera ditangani.

Polres Paniai mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan keberadaan titik api kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Sinergi antara aparat, instansi terkait, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat untuk mencegah kebakaran meluas serta menjaga keamanan lingkungan di Kabupaten Paniai.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.