Pemda, TNI dan Polri Bersatu Tangani Karhutla di Paniai
Paniai, Pemerintah Kabupaten Paniai bersama TNI, Polri, BPBD, dan aparatur sipil negara bergerak melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Pugo dan Madi, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Rabu (7/10/2026).
Penanganan dilakukan secara langsung di lapangan setelah seluruh unsur terkait mengikuti apel gabungan. Bupati Paniai Yampit Nawipa, A.Md.Tek., turut memimpin kegiatan tersebut bersama Wakil Bupati Paniai dan jajaran terkait.
Sejumlah personel dari berbagai instansi dikerahkan untuk mengantisipasi meluasnya dampak kebakaran. Unsur yang terlibat antara lain Pemerintah Kabupaten Paniai, Polres Paniai, Koramil 1703-01/Enarotali, Yonif 405/SK, BPBD, serta ASN.

Wakapolres Paniai AKP Dahlan, S.E. hadir mewakili Kapolres Paniai. Ia didampingi Kabag Ops Polres Paniai AKP Selvinus P. Sahetapy, S.H. Sementara dari unsur TNI hadir Dansatgas Yonif 405/SK Letkol Inf. Agung Harefki, S.I.P., M.Han., bersama personel lainnya.
Setelah apel, tim gabungan dibagi menjadi dua kelompok untuk menuju lokasi penanganan di Pugo dan Madi. Petugas kemudian melakukan pemadaman pada sejumlah bagian lahan yang masih menunjukkan adanya asap tebal.

Keterbatasan akses menuju beberapa titik membuat proses pemadaman dilakukan secara manual. Personel menggunakan dahan dan ranting untuk membantu memutus serta meredam sumber api yang masih tersisa.
Bupati Yampit Nawipa bersama jajaran TNI dan Polri juga turun langsung memantau proses penanganan. Kehadiran pimpinan daerah di lokasi menjadi bagian dari upaya memastikan respons terhadap Karhutla berjalan terkoordinasi.

Sekitar pukul 08.19 WIT, personel yang sebelumnya berada di titik Pugo kembali setelah menyelesaikan penanganan. Area yang sebelumnya masih mengeluarkan asap tebal telah berhasil dikendalikan dan situasi di lokasi dilaporkan aman serta kondusif.
Kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman Karhutla di Paniai. Selain berpotensi merusak lingkungan, kebakaran lahan juga dapat mengganggu aktivitas dan kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi terdampak.

Pemerintah Kabupaten Paniai bersama TNI dan Polri menegaskan pentingnya respons bersama dalam menangani kejadian serupa. Koordinasi antarlembaga diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila kembali ditemukan titik api maupun asap di wilayah Paniai.

Masyarakat juga diharapkan ikut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar