Joni Nehemia Pakage Terpilih Pimpin Golkar Nabire, Bidik 6 Kursi DPRD pada 2031
Nabire, Joni Nehemia Pakage resmi terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Nabire untuk masa jabatan 2026–2031. Setelah ditetapkan sebagai ketua, Joni mendapat waktu 14 hari untuk menyelesaikan penyusunan kepengurusan baru di tingkat Kabupaten Nabire.
Kepemimpinan baru tersebut langsung diarahkan pada agenda konsolidasi organisasi dan peningkatan perolehan kursi Golkar di DPRD Kabupaten Nabire pada Pemilu 2031.
Saat ini, Golkar memiliki tiga kursi di DPRD Kabupaten Nabire. Joni menargetkan jumlah tersebut dapat bertambah menjadi lima hingga enam kursi pada pemilu mendatang.

“Target kami ke depan bagaimana tiga kursi yang ada sekarang bisa bertambah menjadi lima sampai enam kursi pada 2031,” ujar Joni saat ditemui di Aula Hotel Carmel, Nabire, Jumat (25/9/2026).
Konsolidasi Jadi Agenda Awal
Joni Pakage menyadari peningkatan jumlah kursi legislatif tidak dapat dicapai hanya melalui aktivitas politik menjelang pemilu. Menurutnya, partai membutuhkan fondasi organisasi yang kuat serta strategi yang disiapkan jauh sebelum tahapan pemilu berlangsung.
Karena itu, pembenahan struktur kepengurusan menjadi salah satu agenda pertama yang akan dikerjakan setelah dirinya memimpin DPD II Golkar Nabire.
“Ini akan tercapai dengan strategi yang sedang kami susun di dalam partai,” katanya.
Selain membentuk kepengurusan di tingkat kabupaten, Joni juga menaruh perhatian pada hubungan kerja antara pengurus DPD II dan struktur organisasi di tingkat distrik.

Menurut dia, keberadaan struktur hingga tingkat distrik menjadi penting agar program dan kerja politik partai dapat berjalan secara lebih terkoordinasi serta tidak hanya berpusat di tingkat kabupaten.
Perkuat Struktur Hingga Distrik
Joni mengatakan koordinasi dengan struktur partai di tingkat bawah akan menjadi bagian dari strategi menghadapi agenda politik lima tahun ke depan.
“Menuju keberhasilan, kami akan terus berkoordinasi dengan komisariat untuk mengawal organisasi di setiap distrik,” ujarnya.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat basis organisasi Golkar di Kabupaten Nabire. Dengan struktur yang lebih solid, partai diharapkan dapat menjalankan konsolidasi secara berkelanjutan dan menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.
Dalam waktu dekat, penyusunan struktur kepengurusan menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan Joni bersama jajaran internal partai. Batas waktu 14 hari diberikan setelah terpilihnya dirinya sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Nabire.

Kepengurusan baru nantinya akan menjadi perangkat utama dalam menjalankan konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan strategi Golkar Nabire menuju Pemilu 2031.

Dengan tiga kursi yang saat ini dimiliki di DPRD Nabire, target lima hingga enam kursi menjadi salah satu sasaran politik yang dicanangkan Joni untuk periode kepemimpinannya.
Perkembangan penyusunan kepengurusan dan agenda konsolidasi Golkar Nabire dalam beberapa waktu ke depan akan menjadi bagian penting dari persiapan partai menghadapi berbagai agenda politik hingga 2031.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]





Tinggalkan Komentar