Dukung Pendidikan Anak Daerah, Distrik Piyaiye Salurkan 3 Ton Beras di Nabire
Nabire, Pemerintah Distrik Piyaiye memberikan dukungan kebutuhan pangan bagi pelajar dan mahasiswa asal wilayah tersebut yang sedang menempuh pendidikan di Kota Nabire, Papua Tengah. Dukungan itu diwujudkan melalui penyaluran bantuan sebanyak 3 ton beras pada Senin (14/9/2026).
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pelajar dan mahasiswa asal sejumlah kampung di Distrik Piyaiye yang saat ini menjalani pendidikan di Nabire. Pemerintah distrik berharap bantuan kebutuhan pokok itu dapat membantu meringankan beban mahasiswa selama berada di kota studi.
Kepala Distrik Piyaiye, Moses Magai, mengatakan bantuan beras merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap generasi muda asal Piyaiye yang sedang menempuh pendidikan.
“Bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah distrik kepada anak-anak kami yang sedang belajar di Nabire. Kami berharap mereka dapat menjalani pendidikan dengan baik dan lancar,” ujar Moses.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar pelajar dan mahasiswa dapat lebih berkonsentrasi dalam mengikuti proses pendidikan.
Perwakilan mahasiswa, Antonia Pokuai, yang merupakan mahasiswa Akper Nabire, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Distrik Piyaiye atas bantuan tersebut. Ia menyebut bantuan beras akan dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan mahasiswa selama menjalani studi.
Pembagian bantuan dilakukan kepada pelajar dan mahasiswa asal Piyaiye yang berasal dari sejumlah kampung, yakni Yegeiyepa, Apouwo, Kegata, Deneiode, Tibaugi, Egipa, Ideduwa, dan Ukagu.
Penyaluran bantuan pangan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah distrik terhadap keberlangsungan pendidikan generasi muda. Para pelajar dan mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara baik serta terus menjaga semangat belajar selama berada di Nabire.
Pemerintah Distrik Piyaiye diharapkan dapat terus memperhatikan kebutuhan pelajar dan mahasiswa asal daerahnya sebagai bagian dari investasi sumber daya manusia untuk masa depan daerah.
[Nabire.Net/Jhon Magai]





Tinggalkan Komentar