Kapolres Paniai Perintahkan Pengejaran Dua Pria dalam Kasus Kios Nyaris Terbakar
Paniai, Kepolisian Resor Paniai memburu dua pria yang terekam kamera CCTV saat diduga melakukan percobaan pembakaran sebuah kios milik warga di kawasan Bandara Lama Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 02.55 WIT. Aksi berlangsung ketika situasi lingkungan sekitar dalam kondisi sepi.
Kapolres Paniai AKBP Roycke H.F. Betaubun memastikan pihaknya telah bergerak melakukan penyelidikan setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa rekaman CCTV yang merekam aktivitas dua orang di sekitar kios.
Menurut informasi dari rekaman tersebut, kedua pria terlihat mendatangi kios pada dini hari. Salah seorang di antaranya diduga menyiramkan bahan bakar minyak ke bagian bangunan, kemudian berupaya memicu kebakaran.
Aksi tersebut tidak berjalan sesuai dugaan pelaku. Ketika api mulai menyambar, salah satu pria justru terlihat terkena percikan api. Keduanya kemudian meninggalkan lokasi dengan melarikan diri.
Kebakaran akhirnya dapat diketahui oleh warga sekitar. Masyarakat bergerak cepat melakukan pemadaman sehingga api tidak sempat menjalar dan kios berhasil diselamatkan.
Kapolres Paniai menegaskan bahwa kepolisian tidak akan membiarkan dugaan aksi tersebut berlalu tanpa proses hukum.
“Kami sedang mendalami rekaman CCTV untuk mengidentifikasi dua orang yang terlihat di lokasi. Kami akan kejar dan tangkap para pelaku. Tidak boleh ada orang yang dengan sengaja meneror dan membahayakan keselamatan masyarakat,” tegas Roycke.
Ia mengatakan, rekaman CCTV menjadi salah satu bahan penting dalam proses penyelidikan. Polisi akan mengembangkan informasi dari rekaman tersebut sekaligus meminta keterangan dari warga yang berada di sekitar lokasi ketika kejadian berlangsung.
Selain memburu terduga pelaku, Polres Paniai juga mengambil langkah pencegahan dengan meningkatkan pengamanan pada malam hingga dini hari. Patroli akan diperketat di sejumlah lokasi yang dinilai membutuhkan perhatian lebih.
Roycke menegaskan, tindakan yang berpotensi mengancam keselamatan warga akan ditangani secara serius sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami akan memperketat patroli dan pengamanan pada malam hari. Jangan sampai ada lagi masyarakat yang menjadi korban aksi teror pembakaran. Setiap tindakan yang mengancam keamanan warga akan kami tindak tegas sesuai hukum,” ujarnya.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak panik menyikapi kejadian tersebut. Namun, warga diminta tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika beraktivitas atau berada di lingkungan permukiman pada malam hari.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan lingkungan. Warga yang menemukan orang atau aktivitas mencurigakan diminta segera menyampaikan informasi kepada aparat kepolisian.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tetapi jangan lengah. Jika melihat orang atau aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan kepada polisi. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk membantu kami mengungkap pelaku dan mencegah kejadian yang lebih besar,” pesan Kapolres.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman terhadap rekaman CCTV dan mengumpulkan keterangan saksi. Identitas serta motif dua pria yang terekam dalam kamera tersebut masih dalam penyelidikan.
Polres Paniai memastikan proses pengejaran terhadap terduga pelaku terus dilakukan untuk mengungkap kasus tersebut dan menjaga situasi keamanan di wilayah Enarotali tetap kondusif.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar