INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Inspektorat Deiyai Bagikan 160 Stel Pakaian Dinas untuk ASN dan Tenaga Kontrak

Inspektorat Deiyai Bagikan 160 Stel Pakaian Dinas untuk ASN dan Tenaga Kontrak

(Inspektorat Deiyai Bagikan 160 Stel Pakaian Dinas untuk ASN dan Tenaga Kontrak)
(Inspektorat Deiyai Bagikan 160 Stel Pakaian Dinas untuk ASN dan Tenaga Kontrak)

Deiyai, Inspektorat Kabupaten Deiyai membagikan pakaian dinas beserta atribut kepada sejumlah pegawai di lingkungan instansi tersebut. Penyerahan berlangsung di Kantor Inspektorat Kabupaten Deiyai, Jumat (4/9/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan pakaian kedinasan sekaligus membangun keseragaman dan identitas pegawai ketika menjalankan tugas pemerintahan.

Plt. Inspektur Kabupaten Deiyai, Peter Joharry Matakena, S.STP., M.Tr.IP., menjelaskan bahwa pakaian yang disediakan terdiri dari dua jenis. Masing-masing adalah Pakaian Dinas Korpri dan Batik Papua.

Secara keseluruhan, terdapat 160 stel pakaian yang dibagikan, dengan rincian 80 stel Pakaian Dinas Korpri dan 80 stel Batik Papua.

“Pengadaan pakaian dinas ini terdiri dari Pakaian Dinas Korpri sebanyak 80 stel dan Batik Papua sebanyak 80 stel,” ujar Peter saat dihubungi media ini.

Pembagian pakaian tersebut tidak hanya menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pegawai honorer atau tenaga kontrak yang bertugas di lingkungan Inspektorat Kabupaten Deiyai juga menjadi penerima.

Peter mengatakan, pemberian Batik Papua kepada pegawai honorer merupakan salah satu bentuk penghargaan terhadap kontribusi mereka dalam membantu pelaksanaan pekerjaan di lingkungan Inspektorat.

“Pakaian Batik Papua juga diberikan kepada pegawai honorer sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung pekerjaan di lingkungan Inspektorat,” katanya.

Menurut Peter, keberadaan pakaian dinas bukan sekadar berkaitan dengan penampilan pegawai. Pakaian tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari identitas kelembagaan ketika pegawai menjalankan tugas dan berinteraksi dalam kegiatan pemerintahan.

Pengadaan pakaian dinas tersebut dibiayai melalui APBD Kabupaten Deiyai yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Tahun Anggaran 2026.

Peter berharap fasilitas kedinasan yang telah diterima pegawai dapat digunakan sebagaimana mestinya untuk menunjang aktivitas kerja. Keseragaman pakaian juga diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan di antara pegawai, baik ASN maupun tenaga kontrak.

Selain aspek identitas, pembagian tersebut diharapkan turut mendorong semangat pegawai dalam melaksanakan fungsi dan tanggung jawabnya di lingkungan Inspektorat Kabupaten Deiyai.

Dengan tersalurnya pakaian dinas tersebut, pegawai penerima kini memiliki perlengkapan kedinasan tambahan yang dapat digunakan sesuai ketentuan dan kebutuhan aktivitas pemerintahan.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.