INFO NABIRE
Home » Blog » Hadapi Musim Kemarau, Distrik Siriwo Bagikan 19 Ton Beras kepada Enam Kampung

Hadapi Musim Kemarau, Distrik Siriwo Bagikan 19 Ton Beras kepada Enam Kampung

(Hadapi Musim Kemarau, Distrik Siriwo Bagikan 19 Ton Beras kepada Enam Kampung)
(Hadapi Musim Kemarau, Distrik Siriwo Bagikan 19 Ton Beras kepada Enam Kampung)

Nabire, Pemerintah Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, menyalurkan bantuan sosial berupa 19 ton beras kepada masyarakat di enam kampung untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga di tengah kondisi musim kemarau.

Penyaluran bantuan dilakukan pada Jumat (4/9/2026), dengan lokasi pembagian dipusatkan di Distrik Siriwo, Kampung Unipo, Kilometer 100, ruas Jalan Trans Nabire–Paniai. Proses distribusi turut didampingi unsur keamanan serta sejumlah staf Distrik Siriwo.

Enam kampung yang menerima bantuan tersebut adalah Ugida, Tibai, Mabou, Epomani, Aibore, dan Unipo. Beras yang dibagikan merupakan bantuan yang diterima Pemerintah Distrik Siriwo melalui Perum Bulog.

Kepala Distrik Siriwo, Anselmus Degei, menjelaskan bahwa dari total bantuan yang diterima, sebagian dialokasikan secara khusus untuk membantu anak-anak dari enam kampung yang tengah menempuh pendidikan di Kota Nabire.

“Kami menerima 19 ton dari Bulog. Dari jumlah itu, kami tahan 100 karung untuk anak-anak sekolah dari enam kampung yang saat ini berstudi di Nabire,” kata Anselmus.

Menurut Anselmus, keputusan tersebut telah dibahas bersama para kepala kampung. Pertimbangannya adalah keberadaan cukup banyak pelajar asal Siriwo yang sedang menjalani pendidikan di Nabire dan membutuhkan dukungan kebutuhan sehari-hari.

Dari keseluruhan bantuan, sekitar satu ton atau 100 karung tidak langsung dibagikan kepada masyarakat di kampung, tetapi disiapkan untuk para pelajar tersebut. Pihak distrik berencana turun langsung guna memastikan bantuan sampai kepada penerima yang telah ditentukan.

Sementara itu, alokasi untuk setiap kampung disesuaikan dengan pembagian yang telah disepakati. Kampung Unipo dan Aibore masing-masing memperoleh sekitar empat ton atau lebih dari 400 karung. Epomani menerima lebih dari 300 karung, sedangkan Ugida juga mendapat sekitar 300 karung lebih.

Adapun Kampung Tibai dan Mabou masing-masing memperoleh sekitar 100 karung lebih. Pembagian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Anselmus mengatakan sebelumnya terdapat usulan agar bantuan beras juga dikirim kepada mahasiswa asal Siriwo yang sedang berkuliah di Kota Jayapura maupun sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Namun, usulan itu belum menjadi prioritas karena faktor distribusi dan keterbatasan pengiriman bantuan dalam bentuk beras ke daerah yang jauh.

“Untuk yang berada di Jayapura, Jawa dan daerah lainnya memang ada yang menyampaikan agar beras diberikan kepada mereka. Tetapi kepala kampung mempertimbangkan bahwa akan sulit jika harus dikirim. Karena itu, untuk saat ini kami fokuskan bagi anak-anak yang bersekolah di Nabire,” jelasnya.

Selain bantuan dari Bulog, Pemerintah Distrik Siriwo juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nabire atas dukungan pangan bagi masyarakat selama musim kemarau.

Anselmus menyebut Pemkab Nabire melalui Bupati Nabire Mesak Magai, S.Sos., M.Si., turut memberikan bantuan sebanyak enam ton beras dengan kemasan 50 kilogram. Bantuan tersebut dialokasikan ke kampung-kampung dengan masing-masing kampung mendapatkan 20 sak.

“Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada Bupati Nabire dan Pemerintah Kabupaten Nabire yang telah membantu masyarakat dalam menghadapi musim kemarau,” ujarnya.

Perwakilan masyarakat, Kepala Kampung Tibai Marten Magai, juga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima. Ia berharap bantuan pangan tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus menjadi dukungan bagi masyarakat dalam menghadapi kondisi yang ada.

“Terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan. Kami berharap Tuhan membuka jalan dalam perjuangan kami ke depan,” kata Marten.

Penyaluran bantuan beras tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketahanan pangan masyarakat di enam kampung selama musim kemarau. Pemerintah Distrik Siriwo juga memastikan 100 karung yang telah disisihkan akan segera disalurkan kepada pelajar asal enam kampung yang sedang menempuh pendidikan di Nabire.

[Nabire.Net/Marten Dogomo]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.