INFO NABIRE
Home » Blog » Cegah Karhutla Meluas, Pemkab Nabire Perkuat Pemantauan dengan CCTV

Cegah Karhutla Meluas, Pemkab Nabire Perkuat Pemantauan dengan CCTV

(Cegah Karhutla Meluas, Pemkab Nabire Perkuat Pemantauan dengan CCTV)
Cegah Karhutla Meluas, Pemkab Nabire Perkuat Pemantauan dengan CCTV

Nabire, Pemerintah Kabupaten Nabire mengambil langkah untuk memperkuat pemantauan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memasang kamera pengawas atau CCTV di lingkungan organisasi perangkat daerah. Kebijakan tersebut dilakukan di tengah kondisi kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah dan menjadi bagian dari upaya pemerintah mencegah api meluas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., mengatakan dirinya telah meminta seluruh kepala dinas di lingkungan Pemkab Nabire memasang CCTV. Perangkat tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah memperoleh informasi lebih cepat ketika terjadi kebakaran di sekitar wilayah yang terpantau.

“Begitu terjadi kebakaran, saya sudah perintahkan semua kepala-kepala dinas agar memasangkan CCTV,” kata Yulianus kepada awak media di Nabire.

CCTV Didorong Jadi Alat Pemantauan

Penggunaan CCTV menjadi salah satu langkah yang disiapkan pemerintah untuk memperkuat pengawasan lingkungan. Dengan pemantauan visual, pemerintah diharapkan dapat mengetahui kondisi di sekitar fasilitas pemerintahan sekaligus mendukung respons apabila muncul indikasi kebakaran.

Namun, Yulianus menekankan bahwa teknologi pengawasan tidak akan cukup tanpa dukungan masyarakat. Pencegahan karhutla, menurut dia, harus dilakukan secara bersama-sama dengan menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya api.

Warga diminta tidak membakar lahan, baik untuk membersihkan kebun, membuka area perkebunan baru, maupun kegiatan lainnya. Larangan tersebut berlaku di berbagai lokasi, mulai dari kawasan kebun dan pinggir jalan hingga hutan serta wilayah perkotaan.

Warga Diminta Tak Bakar Lahan

Menurut Yulianus, kondisi lingkungan yang kering dapat membuat api lebih mudah menyebar. Kebakaran yang awalnya terjadi di satu titik dapat berkembang menjadi lebih besar dan mengancam lahan produktif, permukiman, bahkan keselamatan warga.

Karena itu, ia meminta masyarakat mengutamakan kepentingan bersama dan mempertimbangkan dampak kebakaran terhadap orang lain.

“Saya ingin juga kepada seluruh masyarakat, termasuk saya, agar betul-betul jangan kita melaksanakan kebakaran,” ujarnya.

Imbauan tersebut secara khusus ditujukan kepada warga yang sedang mempersiapkan pembukaan kebun baru. Pemerintah meminta masyarakat tidak menggunakan metode pembakaran karena api dapat sulit dikendalikan dalam kondisi tertentu.

“Sekali lagi, saya minta tolong kepada seluruh masyarakat agar tidak melaksanakan pembakaran, baik itu di kebun atau mau buka kebun baru, tolong jangan dilaksanakan pembakaran,” tegasnya.

Anak Sekolah Ikut Terdampak

Dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan. Asap dan kondisi udara akibat kebakaran juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan.

Yulianus mengingatkan agar masyarakat memiliki kepedulian terhadap anak-anak yang masih bersekolah. Kondisi lingkungan yang dipenuhi asap dapat menghambat kenyamanan mereka dalam mengikuti proses pembelajaran.

Ia mengajak seluruh warga mengedepankan keselamatan dan kepedulian sosial dalam menghadapi situasi karhutla.

“Mohon agar hati nurani kita ini betul-betul bisa memperhatikan bagaimana keselamatan kita, bagaimana cinta kasih kita, bagaimana kasih sayang kita terhadap sesama kita semua,” katanya.

Persoalan Warga Diminta Disampaikan ke Pemerintah

Selain pencegahan melalui pengawasan dan imbauan, Pemkab Nabire membuka ruang bagi masyarakat yang menghadapi persoalan yang berpotensi memicu pembakaran lahan.

Yulianus meminta warga tidak mengambil tindakan sendiri ketika menghadapi persoalan tertentu. Pemerintah daerah, kata dia, dapat menjadi tempat untuk menyampaikan masalah sekaligus mencari jalan keluar.

“Kalau memang ada hal-hal yang tidak berkenan, mau disampaikan ke pemerintah, ya hadir di kami dan kita bisa selesaikan solusi-solusi agar jangan masyarakat yang korban,” pungkasnya.

Pemkab Nabire berharap pemasangan CCTV, peningkatan pengawasan, serta kesadaran masyarakat dapat berjalan beriringan. Pemerintah menilai pencegahan sejak dini menjadi langkah penting agar karhutla tidak semakin meluas dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

[Nabire.Net/Musa Boma]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.