INFO NABIRE
Home » Blog » Wabup Nabire: Solidaritas Boleh, Pelayanan Publik Jangan Ditinggalkan

Wabup Nabire: Solidaritas Boleh, Pelayanan Publik Jangan Ditinggalkan

(Wabup Nabire: Solidaritas Boleh, Pelayanan Publik Jangan Ditinggalkan)
(Wabup Nabire: Solidaritas Boleh, Pelayanan Publik Jangan Ditinggalkan)

Nabire, Pemerintah Kabupaten Nabire mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus C.K.C.

Imbauan tersebut disampaikan Wakil Bupati Nabire, Burhanudin Pawennari, seusai menghadiri kegiatan di Masjid Agung Al-Falah, Selasa (25/8/2026).

Burhanudin mengatakan, setiap warga memiliki hak untuk menunjukkan dukungan maupun solidaritas terhadap persoalan yang sedang menjadi perhatian masyarakat. Namun, menurutnya, ekspresi solidaritas harus tetap ditempatkan secara proporsional, terutama bagi ASN yang memiliki tanggung jawab terhadap pelayanan pemerintahan.

“Boleh kita mendukung, tetapi diharapkan tidak meninggalkan kantor tempat bekerja. Tidak meninggalkan tugas dan tanggung jawab,” ujar Burhanudin.

Ia menekankan bahwa keberadaan ASN bukan hanya berkaitan dengan pekerjaan administratif, tetapi juga menyangkut keberlangsungan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat setiap hari. Karena itu, persoalan yang tengah menjadi perhatian publik tidak seharusnya membuat tugas pemerintahan terhenti.

Burhanudin kembali mengingatkan bahwa dukungan terhadap kasus C.K.C dapat disampaikan dengan cara yang tetap menghormati kewajiban sebagai aparatur negara.

“Solidaritas tidak dipermasalahkan, tetapi tugas dan tanggung jawab harus tetap dijalankan. Jangan sampai karena ingin menunjukkan solidaritas, pelayanan kepada masyarakat justru ditinggalkan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika kasus C.K.C menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian masyarakat Nabire. Di tengah situasi tersebut, pemerintah daerah menilai keberlangsungan pelayanan publik tetap menjadi hal yang harus dijaga.

Bagi masyarakat, pelayanan pemerintahan menyangkut berbagai kebutuhan administrasi dan layanan publik yang tidak selalu dapat ditunda. Karena itu, ASN diharapkan mampu menjalankan kewajibannya sekaligus menyampaikan aspirasi atau solidaritas secara tertib dan bijaksana.

Pemerintah Kabupaten Nabire pada prinsipnya tidak mempersoalkan adanya solidaritas. Namun, Burhanudin menegaskan bahwa tanggung jawab kedinasan tetap harus menjadi perhatian utama.

Dengan demikian, pesan yang disampaikan Pemkab Nabire adalah agar solidaritas dan tanggung jawab dapat berjalan beriringan, tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat yang membutuhkan pelayanan pemerintahan.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.