Kado HUT ke-81 RI untuk Deiyai, RSUD dan Sejumlah Puskesmas Raih Akreditasi
Deiyai, Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, membawa kabar positif dari bidang kesehatan. Pemerintah Kabupaten Deiyai mengumumkan capaian akreditasi sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu layanan bagi masyarakat.
Pengumuman tersebut disampaikan Bupati Deiyai Melkianus Mote, S.T., dalam amanatnya pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar di Halaman Kantor Bupati Deiyai, Waghete, Senin (17/8/2026).
Bupati menyebut capaian akreditasi fasilitas kesehatan tersebut sebagai salah satu “kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI” bagi masyarakat Deiyai. Pada kesempatan yang sama, sertifikat akreditasi diserahkan secara simbolis kepada sejumlah pimpinan fasilitas kesehatan, termasuk para kepala Puskesmas dan Direktur RSUD Deiyai.
RSUD Deiyai Raih Akreditasi Madya
Berdasarkan hasil yang diumumkan Pemerintah Kabupaten Deiyai, RSUD Deiyai berhasil memperoleh akreditasi tingkat Madya. Sementara itu, Puskesmas Waghete mencatat capaian lebih tinggi dengan memperoleh status Utama.
Sejumlah Puskesmas lainnya juga berhasil memenuhi standar akreditasi. Puskesmas Tigi, Gakokebo, Kokobaya, Damabagata, dan Tenedagi masing-masing memperoleh status Madya.
Adapun Puskesmas Wagoman dan Ayatei mendapatkan status Dasar. Capaian serupa juga diraih dua Puskesmas yakni Puskesmas Kapiraya dan Puskesmas Bouwobado, yang masing-masing memperoleh status Dasar.
Capaian tersebut menjadi bagian dari proses pembenahan fasilitas kesehatan di Kabupaten Deiyai. Pemenuhan standar dilakukan melalui peningkatan mutu pelayanan dan persiapan akreditasi dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Kesehatan.
Hasil Kerja Keras Jajaran Kesehatan
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai di bawah kepemimpinan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Fransina Rumbiak Mote, S.KM., M.KM.
Akreditasi bukan sekadar pencapaian administratif. Proses tersebut mendorong fasilitas kesehatan untuk memenuhi standar pelayanan, memperkuat keselamatan pasien, sekaligus membangun sistem perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.
Karena itu, pemerintah daerah berharap capaian yang diperoleh tidak berhenti pada sertifikat. Standar yang telah dipenuhi harus diterjemahkan menjadi pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat, baik dari sisi keamanan, kualitas, profesionalitas maupun kemudahan akses.
Kesehatan Jadi Prioritas Pembangunan Deiyai
Dalam amanatnya, Bupati Melkianus Mote menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Deiyai.
Pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kualitas rumah sakit dan Puskesmas, pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan, penguatan sarana dan prasarana, serta perluasan akses pelayanan bagi masyarakat.
Menurut pemerintah daerah, pembangunan kesehatan juga berkaitan erat dengan semangat pemerataan pembangunan. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan pelayanan publik yang dapat dinikmati masyarakat secara adil.
Capaian akreditasi pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh fasilitas kesehatan di Deiyai untuk terus berbenah.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap seluruh fasilitas pelayanan kesehatan mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan standar yang telah dicapai. Dengan demikian, akreditasi tidak hanya menjadi sebuah penghargaan, tetapi menjadi pijakan menuju pelayanan kesehatan yang semakin bermutu, aman, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar