INFO NABIRE INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » BPJS Kesehatan Serahkan Manfaat KOSEHAT JKN kepada Pasien di Papua Tengah

BPJS Kesehatan Serahkan Manfaat KOSEHAT JKN kepada Pasien di Papua Tengah

(BPJS Kesehatan Serahkan Manfaat KOSEHAT JKN kepada Pasien di Papua Tengah)
(BPJS Kesehatan Serahkan Manfaat KOSEHAT JKN kepada Pasien di Papua Tengah)

Nabire, Cakupan kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Papua Tengah terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Agustus 2026, sebanyak 95,8 persen penduduk di provinsi tersebut telah terdaftar sebagai peserta aktif JKN. Capaian ini menjadi salah satu indikator meningkatnya akses masyarakat terhadap perlindungan dan pelayanan kesehatan.

Deputi Direksi Wilayah BPJS Kesehatan, dr. Hasbiyah Siddiq Al-Hudami, menyampaikan capaian tersebut dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Papua Tengah, Senin (17/8/2026).

Menurut Hasbiyah, tingginya cakupan JKN tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Kolaborasi tersebut salah satunya diwujudkan melalui program Kartu Otonomi Khusus Sehat (KOSEHAT) JKN, yang ditujukan untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Program KOSEHAT JKN tercatat telah memberikan manfaat kepada sekitar 50.000 peserta. Dari jumlah tersebut, sekitar 44.000 orang atau 86 persen merupakan Orang Asli Papua (OAP).

“Dukungan antara JKN dan KOSEHAT memang betul-betul menjawab kebutuhan peserta kita di Provinsi Papua Tengah,” kata Hasbiyah.

Ia menilai kerja sama antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa terkendala status sosial maupun kondisi geografis.

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan juga menyerahkan manfaat layanan kesehatan secara simbolis kepada sejumlah peserta. Mereka antara lain Adriana Agassi yang menjalani perawatan jantung, Franz Kegou sebagai pasien hemodialisis, serta Cornelia Butu yang memperoleh layanan operasi persalinan.

Pelayanan tersebut melibatkan sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas Siriwini dan RSUD Nabire. Penyerahan penghargaan berupa plakat dan sertifikat kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah turut dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap pelaksanaan KOSEHAT JKN.

Dari sisi pembiayaan, BPJS Kesehatan mencatat pembayaran kapitasi kepada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) melalui program KOSEHAT JKN hingga Juli 2026 telah mencapai Rp807,31 miliar. Angka tersebut menggambarkan besarnya dukungan pembiayaan pemerintah dalam menjaga keberlangsungan layanan kesehatan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan BPJS Kesehatan kemudian memperkuat komitmen melalui penandatanganan deklarasi bersama. Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan penyelenggaraan JKN dan program KOSEHAT di Papua Tengah.

Ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas cakupan kepesertaan hingga semakin mendekati universal coverage. Perhatian khusus juga diarahkan kepada OAP serta masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil agar memperoleh layanan kesehatan yang mudah dijangkau, cepat, dan berkualitas.

[Nabire.Net/Musa Boma]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.