Antisipasi Imbas Aksi Demo di Nabire, TNI-Polri dan Satgas 405 Perketat Kesiagaan di Mapia
Nabire, Aparat keamanan di Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menyusul rencana aksi demonstrasi di Kabupaten Nabire yang berkaitan dengan isu New York Agreement. Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel gabungan TNI-Polri dan Satgas 405/Surya Kusuma, Sabtu (15/8/2026).
Apel berlangsung sejak pukul 08.15 WIT di halaman Koramil Mapia. Kegiatan dipimpin Danramil Mapia Kapten Inf. Frits Karubaba dan diikuti PLH Kapolsek Mapia IPDA Alfred Maryen, Danton Satgas 405/SK Letda Inf. Sholikan, serta personel dari unsur terkait.
Dalam arahannya, Kapten Inf. Frits Karubaba meminta seluruh personel tidak mengabaikan perkembangan situasi dan tetap menjalankan tugas dengan penuh kewaspadaan.

Ia mengatakan informasi mengenai rencana aksi di Nabire telah dipantau oleh aparat. Karena itu, kesiapan personel perlu ditingkatkan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus keselamatan anggota di lapangan.
“Situasi terkait adanya aksi demo sudah kami monitor. Untuk itu kita harus selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas untuk keselamatan bersama,” tegas Frits.
Selain aspek keamanan, personel juga diingatkan menjaga kondisi kesehatan serta mempertahankan semangat selama menjalankan tugas pelayanan dan pengamanan di wilayah.
Sinergitas Tiga Unsur Diperkuat
PLH Kapolsek Mapia IPDA Alfred Maryen menegaskan bahwa koordinasi antara TNI, Polri dan Satgas akan terus dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan situasi.
Menurutnya, kondisi keamanan di wilayah hukum Polsek Mapia hingga pelaksanaan apel masih berada dalam keadaan aman dan kondusif.
“Situasi di wilayah hukum Polsek Mapia sampai saat ini aman dan kondusif. Kami siap mendukung pengamanan di wilayah,” ujar Alfred.
Apel gabungan tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIT. Setelah kegiatan selesai, personel kembali ke markas masing-masing untuk melanjutkan kesiapsiagaan.
Penguatan koordinasi ini menjadi bagian dari langkah antisipatif aparat agar perkembangan situasi di Nabire tidak mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Mapia dan sekitarnya. Masyarakat juga diharapkan tetap tenang, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti perkembangan melalui sumber resmi.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar