INFO OLAHRAGA
Home » Blog » PTMSI Nabire Raih Dua Medali Perunggu di Turnamen Wali Kota Jayapura 2026

PTMSI Nabire Raih Dua Medali Perunggu di Turnamen Wali Kota Jayapura 2026

(PTMSI Nabire Raih Dua Medali Perunggu di Turnamen Wali Kota Jayapura 2026)
(PTMSI Nabire Raih Dua Medali Perunggu di Turnamen Wali Kota Jayapura 2026)

Jayapura, Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, mengirimkan 16 atlet untuk ambil bagian dalam Turnamen Tenis Meja Wali Kota Jayapura yang berlangsung pada 6–9 Agustus 2026 di Jayapura.

Keikutsertaan kontingen PTMSI Nabire menjadi bagian dari upaya pembinaan sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi atlet-atlet muda. Turnamen tersebut diikuti peserta dari sejumlah daerah dan klub, di antaranya Provinsi Papua, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Kabupaten Raja Ampat, FKIP Uncen, serta PTM Bang Papua Jayapura.

Dari 16 atlet yang dibawa ke Jayapura, PTMSI Nabire memberikan kesempatan kepada empat atlet yunior berusia di bawah 16 tahun untuk turun di kategori umum. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pembinaan agar atlet muda terbiasa menghadapi lawan yang lebih berpengalaman.

Empat atlet yunior yang tampil yakni Rafif dari SMP Negeri 4 Nabire, Mirsa dari SMP Negeri 4 Nabire, Fadjrin dari SMA Negeri 1 Wanggar, dan Yubi dari SD Wonorejo.

Hasil positif berhasil diraih Rafif. Berpasangan dengan Fajar, ia mampu merebut medali perunggu pada kategori beregu umum. Selain itu, kontingen PTMSI Kabupaten Nabire juga membawa pulang medali perunggu dari kategori ganda umum.

Dengan demikian, PTMSI Kabupaten Nabire berhasil mengoleksi dua medali perunggu dalam turnamen tersebut. Sementara itu, tuan rumah Jayapura keluar sebagai juara umum kompetisi.

Keikutsertaan atlet Nabire juga mendapat perhatian dari sisi perjuangan mereka untuk dapat mengikuti pertandingan. Para atlet menunjukkan komitmen dengan berinisiatif mengumpulkan dana secara mandiri untuk membantu membiayai keberangkatan dan partisipasi dalam turnamen.

Semangat tersebut menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di daerah tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga dukungan, kemandirian, dan motivasi dari para atlet.

PTMSI Kabupaten Nabire diharapkan terus memberikan ruang kompetisi bagi atlet yunior sehingga mereka mendapatkan pengalaman bertanding yang lebih banyak. Prestasi dua medali perunggu di Jayapura menjadi modal penting untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan atlet Nabire menghadapi kejuaraan berikutnya.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.