INFO NABIRE
Home » Blog » Sambut HUT ke-65, Ratusan Anggota Pramuka Nabire Bersihkan Pantai, Pasar hingga Sekolah

Sambut HUT ke-65, Ratusan Anggota Pramuka Nabire Bersihkan Pantai, Pasar hingga Sekolah

(Sambut HUT ke-65, Ratusan Anggota Pramuka Nabire Bersihkan Pantai, Pasar hingga Sekolah)
(Sambut HUT ke-65, Ratusan Anggota Pramuka Nabire Bersihkan Pantai, Pasar hingga Sekolah)

Nabire, Menyambut peringatan Hari Pramuka ke-65 yang jatuh pada 14 Agustus 2026, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Nabire menggelar aksi bakti sosial berupa pembersihan lingkungan secara serentak di berbagai titik strategis, Jumat (8/8/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Pramuka terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya membentuk karakter generasi muda.

Aksi tersebut dilaksanakan di sejumlah lokasi publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, mulai dari Pantai Nabire, Pasar Kalibobo, Pasar Oyehe, Pasar Sore, Taman Mamain, hingga beberapa sekolah di wilayah Kabupaten Nabire. Seluruh kegiatan dilakukan secara bersamaan sejak pukul 07.30 WIT hingga sekitar pukul 10.00 WIT.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Nabire, H. Cilik Hajar Zaphiro, S.Pd., Gr., mengatakan kegiatan bakti bersih merupakan salah satu rangkaian menyambut Hari Pramuka ke-65 yang tahun ini mengangkat tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Menurutnya, aksi tersebut bukan hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi anggota Pramuka sejak usia dini.

“Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65, kami melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan secara serentak. Saya sendiri mengikuti kegiatan di kawasan Pantai Nabire,” ujar Cilik.

Ia menjelaskan bahwa lokasi kegiatan telah dibagi kepada masing-masing gugus depan (Gudep) sehingga setiap kelompok memiliki tanggung jawab terhadap area yang berbeda. Sistem ini membuat pelaksanaan bakti bersih berjalan lebih efektif dan mampu menjangkau lebih banyak lokasi.

Peserta yang terlibat berasal dari berbagai jenjang kepramukaan, mulai dari Pramuka Penggalang tingkat Sekolah Dasar hingga Pramuka Penegak. Dengan pembagian lokasi tersebut, setiap gugus depan berkesempatan memberikan kontribusi langsung bagi lingkungan sekitar.

“Kami membagi lokasi kepada setiap gugus depan sehingga mereka memiliki tanggung jawab masing-masing dalam menjaga kebersihan area yang telah ditentukan,” jelasnya.

Membangun Karakter Melalui Aksi Nyata

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial menjelang Hari Pramuka, bakti bersih ini diharapkan menjadi media pembelajaran yang menanamkan nilai kepedulian sosial, disiplin, gotong royong, dan tanggung jawab kepada para anggota Pramuka.

Cilik menegaskan bahwa nilai-nilai dalam Dasa Darma Pramuka seharusnya tidak hanya dipahami sebagai materi pendidikan kepramukaan, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui tindakan nyata.

“Harapan kami, generasi muda dapat memiliki rasa cinta tanah air yang tercermin dalam pelaksanaan Dasa Darma Pramuka dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Menurutnya, keterlibatan anak-anak dan remaja dalam kegiatan sosial seperti membersihkan fasilitas umum akan menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Mendukung Indonesia Emas 2045

Tema Hari Pramuka tahun ini juga menjadi pengingat bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Melalui pembentukan karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan, disiplin, serta memiliki jiwa gotong royong, Pramuka diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.

Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, kegiatan seperti ini juga mempererat kerja sama antaranggota Pramuka dari berbagai sekolah dan gugus depan di Kabupaten Nabire.

Kontribusi Nyata bagi Masyarakat

Kegiatan bakti bersih yang digelar Kwarcab Nabire memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena menyasar lokasi-lokasi yang setiap hari digunakan warga untuk beraktivitas, seperti pasar, kawasan wisata pantai, taman kota, hingga lingkungan sekolah.

Gerakan ini sekaligus menjadi contoh bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.

Dengan semangat Hari Pramuka ke-65, Kwarcab Nabire berharap aksi sosial semacam ini terus menjadi budaya positif yang berkelanjutan. Melalui keterlibatan aktif anggota Pramuka dalam kegiatan kemasyarakatan, organisasi ini ingin terus menunjukkan kontribusinya dalam membangun karakter generasi penerus sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman sebagai bagian dari perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.

[Nabire.Net/Musa Boma]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.