Terminal, Puskesmas, hingga Pasar Ikan Dijaga Polisi, Dogiyai Tetap Kondusif
Dogiyai, Polres Dogiyai menggelar patroli skala besar dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Jumat (7/8/2026). Hal yang menarik dari kegiatan ini adalah strategi pengamanan dengan menempatkan personel secara bersamaan di tiga lokasi yang selama ini menjadi titik aktivitas masyarakat, sehingga potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.
Patroli tersebut dipimpin Kasat Lantas Polres Dogiyai, IPDA Dodi Sugiarto, dengan melibatkan personel Polres Dogiyai serta dukungan Brimob dari Polda Papua dan Polda Papua Barat. Kehadiran aparat di sejumlah titik strategis menjadi bagian dari upaya preventif untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman.
Sebelum patroli dimulai, seluruh personel mengikuti apel arahan pimpinan pasukan (APP). Dalam arahannya, IPDA Dodi Sugiarto menegaskan pentingnya menjalankan tugas secara profesional, mengedepankan pendekatan humanis, serta tetap mematuhi prosedur operasional standar (SOP) selama bertugas di lapangan.

Usai apel, personel dibagi menjadi tiga regu yang ditempatkan di lokasi berbeda. Regu pertama dipimpin Kabag Log IPTU Lapik yang bersiaga di Terminal Moanemani. Regu kedua dipimpin Kabag SDM IPTU Bambang Triyatwoko di kawasan pertigaan Puskesmas, sementara regu ketiga berada di Pertigaan Pasar Ikan di bawah komando IPDA Dodi Sugiarto.
Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga berinteraksi dengan masyarakat melalui pendekatan persuasif. Kehadiran polisi di tengah aktivitas warga diharapkan mampu meningkatkan rasa aman sekaligus mencegah munculnya potensi tindak kriminal.
“Personel diminta bertindak profesional, humanis, dan sesuai SOP selama pelaksanaan tugas di lapangan,” tegas IPDA Dodi Sugiarto saat memberikan arahan sebelum patroli.
Selama lebih dari satu jam pelaksanaan patroli, seluruh titik yang menjadi fokus pengamanan dilaporkan berada dalam kondisi aman. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun kejadian menonjol yang berpotensi mengganggu stabilitas kamtibmas.

Setelah patroli selesai, seluruh personel kembali ke Markas Polres Dogiyai untuk mengikuti apel konsolidasi. Kegiatan ditutup dengan laporan bahwa seluruh personel dan perlengkapan kembali dalam kondisi lengkap.
Patroli KRYD merupakan program rutin kepolisian yang bertujuan menekan angka kriminalitas melalui langkah pencegahan. Kehadiran aparat di lokasi-lokasi strategis dinilai lebih efektif dibandingkan penanganan setelah terjadi pelanggaran hukum.
Bagi masyarakat Dogiyai, hasil patroli ini menjadi indikator positif bahwa situasi keamanan masih terkendali. Kondisi yang kondusif diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi, pelayanan publik, hingga mobilitas warga tanpa rasa khawatir terhadap gangguan kamtibmas.
Ke depan, Polres Dogiyai menyatakan akan terus meningkatkan patroli preventif pada jam dan lokasi yang dianggap rawan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Polri.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar