INFO NABIRE
Home » Blog » Aksi KNPB di Nabire Berlangsung Kondusif, Kapolres: Tidak Ada Peserta yang Ditahan

Aksi KNPB di Nabire Berlangsung Kondusif, Kapolres: Tidak Ada Peserta yang Ditahan

(Aksi KNPB di Nabire Berlangsung Kondusif, Kapolres: Tidak Ada Peserta yang Ditahan)
(Aksi KNPB di Nabire Berlangsung Kondusif, Kapolres: Tidak Ada Peserta yang Ditahan)

Nabire, Kepolisian Resor (Polres) Nabire memastikan aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh massa Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Senin (3/8/2026), berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tanpa bentrokan hingga massa membubarkan diri.

Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu menjelaskan bahwa pengamanan aksi dimulai sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WIT dan berakhir pada pukul 13.20 WIT. Selama proses berlangsung, aparat keamanan bersama berbagai unsur masyarakat terus membangun komunikasi untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai ketentuan.

Menurut Tatiratu, kondisi yang tetap kondusif merupakan hasil kerja sama antara TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Nabire, serta dukungan tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda yang ikut menjaga situasi tetap terkendali.

“Dari pukul 08.00 WIT hingga sekitar pukul 13.20 WIT, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Tatiratu usai memantau pengamanan aksi.

Ia mengungkapkan bahwa koordinasi yang terjalin antara aparat keamanan dengan koordinator lapangan KNPB menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran penyampaian aspirasi. Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai kebutuhan teknis selama aksi dapat diselesaikan tanpa menimbulkan gesekan di lapangan.

Kapolres juga menilai pelaksanaan aksi kali ini berlangsung lebih efektif dibandingkan sejumlah kegiatan serupa sebelumnya. Selain durasi yang lebih singkat, tidak ditemukan insiden bentrokan maupun gangguan keamanan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Ia berharap pola komunikasi seperti ini dapat terus dipertahankan apabila di kemudian hari kembali terdapat kegiatan penyampaian aspirasi di wilayah Nabire.

Klarifikasi Isu Penahanan Peserta Aksi

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres memberikan penjelasan terkait beredarnya informasi mengenai dugaan adanya peserta aksi yang ditahan di Polres Nabire.

Tatiratu menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Menurutnya, tidak ada peserta aksi yang ditahan karena mengikuti demonstrasi.

Ia menjelaskan bahwa seorang peserta memang sempat diamankan setelah terlibat dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas dengan pengguna jalan lainnya. Penanganan dilakukan semata-mata untuk menjalankan prosedur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami pastikan tidak ada peserta aksi yang ditahan. Yang terjadi adalah penanganan terhadap peristiwa kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Kapolres bahkan mempersilakan koordinator lapangan maupun perwakilan massa untuk melihat langsung kondisi peserta yang terlibat dalam kecelakaan tersebut agar tidak muncul kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Masyarakat Diimbau Tidak Mudah Percaya Isu Provokatif

Tatiratu turut mengapresiasi masyarakat Nabire yang tetap menjalankan aktivitas seperti biasa meski sebelumnya sempat beredar isu mengenai potensi kericuhan menjelang aksi berlangsung.

Menurutnya, sikap masyarakat yang tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi ikut membantu menjaga stabilitas keamanan di daerah. Aktivitas pemerintahan, pelayanan publik, maupun kegiatan ekonomi tetap berjalan tanpa gangguan berarti selama aksi berlangsung.

Ke depan, Polres Nabire berkomitmen terus mengedepankan pendekatan komunikasi dan koordinasi dalam setiap pengamanan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat. Langkah tersebut dinilai menjadi salah satu cara efektif untuk menjaga keamanan sekaligus memastikan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat tetap dapat dilaksanakan secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.