INFO NABIRE
Home » Blog » Pemkab Nabire Raih Peringkat Terbaik I Penurunan Pengangguran di Regional Papua, Mesak Magai Beberkan Strateginya

Pemkab Nabire Raih Peringkat Terbaik I Penurunan Pengangguran di Regional Papua, Mesak Magai Beberkan Strateginya

(Pemkab Nabire Raih Peringkat Terbaik I Penurunan Pengangguran di Regional Papua, Mesak Magai Beberkan Strateginya)
(Pemkab Nabire Raih Peringkat Terbaik I Penurunan Pengangguran di Regional Papua, Mesak Magai Beberkan Strateginya)

Nabire, 10 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire kembali menorehkan prestasi di tingkat regional. Kabupaten Nabire berhasil meraih Peringkat Terbaik I Kategori Penurunan Angka Pengangguran dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Nabire, Mesak Magai, sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan menekan angka pengangguran.

Dalam wawancara pada Jumat (10/7/2026), Mesak Magai mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah yang selama ini berkomitmen menghadirkan berbagai program penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan Nabire tidak diraih secara instan, melainkan melalui berbagai kebijakan yang secara nyata membuka kesempatan kerja di berbagai sektor.

“Penurunan angka pengangguran ini merupakan hasil dari berbagai program yang selama ini dijalankan. Ada pengangkatan PPPK, tenaga kontrak di OPD, dan perusahaan swasta yang ikut menyerap tenaga kerja di Kabupaten Nabire,” ujar Mesak Magai.

Berbagai Program Jadi Faktor Penilaian

Mesak menjelaskan, pemerintah pusat memberikan penilaian berdasarkan upaya konkret yang dilakukan pemerintah daerah dalam mengurangi angka pengangguran.

Salah satu langkah yang dinilai memberikan dampak signifikan ialah pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), perekrutan tenaga kontrak di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta meningkatnya keterlibatan sektor swasta dalam menyerap tenaga kerja lokal.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan peluang kerja yang berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memastikan masyarakat Nabire memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk bekerja, baik melalui sektor pemerintahan maupun sektor swasta.

Permudah Investasi demi Membuka Lapangan Kerja

Selain memperluas kesempatan kerja di lingkungan pemerintah, Pemkab Nabire juga memberikan perhatian besar terhadap iklim investasi.

Mesak mengatakan pemerintah daerah sengaja menyederhanakan proses perizinan agar investor lebih mudah menanamkan modal di Kabupaten Nabire.

Dengan bertambahnya jumlah investasi, perusahaan yang beroperasi di Nabire diharapkan semakin banyak sehingga mampu menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah yang lebih besar.

“Semua proses perizinan kami permudah agar investor bisa mengelola potensi daerah. Dengan begitu, lapangan pekerjaan semakin banyak dan masyarakat bisa ikut menikmati manfaat pembangunan,” katanya.

Ia menilai investasi bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja baru.

UMKM Terus Didorong Tumbuh

Pemerintah Kabupaten Nabire juga tidak hanya berfokus pada investasi berskala besar, tetapi turut memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut Mesak, masyarakat diberi ruang seluas-luasnya untuk membuka berbagai jenis usaha tanpa hambatan yang tidak perlu.

Usaha sederhana seperti warung kopi, kios, perdagangan kecil, hingga berbagai usaha rumahan dinilai memiliki kontribusi penting dalam menciptakan lapangan kerja di tingkat masyarakat.

Ia mengatakan semakin banyak UMKM yang tumbuh, maka semakin besar pula peluang masyarakat memperoleh penghasilan sekaligus membuka pekerjaan bagi orang lain.

Status Ibu Kota Papua Tengah Jadi Peluang Ekonomi

Mesak menilai penetapan Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah memberikan peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Berbagai investasi diperkirakan akan terus masuk seiring meningkatnya aktivitas pemerintahan maupun dunia usaha di wilayah tersebut.

Salah satu investasi yang disebutkan ialah pembangunan Hotel Swiss-Belhotel yang diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah cukup besar.

Tidak hanya menciptakan lapangan pekerjaan secara langsung, kehadiran hotel tersebut juga diperkirakan meningkatkan permintaan terhadap berbagai kebutuhan pangan dan jasa masyarakat.

Kebutuhan hotel terhadap pasokan ikan, sayur-mayur, buah-buahan, hingga hasil pertanian lainnya diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani, nelayan, serta pelaku UMKM di Nabire dan wilayah sekitarnya.

Perikanan Jadi Sektor Andalan

Selain investasi, Pemkab Nabire juga berkomitmen memperkuat sektor perikanan sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

Mesak mengatakan Nabire memiliki potensi sumber daya perikanan yang sangat besar sehingga perlu dimanfaatkan secara maksimal.

Pemerintah daerah berencana memberikan dukungan berupa penyediaan sarana produksi bagi nelayan, seperti speed boat dan perahu fiber.

Dengan dukungan tersebut, produksi ikan diharapkan meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Nabire sekaligus memasok daerah lain di Provinsi Papua Tengah.

Menurutnya, penguatan sektor perikanan tidak hanya meningkatkan pendapatan nelayan, tetapi juga membuka peluang usaha di sektor perdagangan, distribusi, hingga pengolahan hasil laut.

Bangun Kemitraan Pertanian dengan Dogiyai

Di bidang pertanian, Pemkab Nabire juga akan membangun kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Dogiyai.

Mesak menjelaskan wilayah Dogiyai memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil berbagai komoditas pertanian seperti ubi, kentang, bawang, cabai, dan aneka sayuran.

Komoditas tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar Nabire sehingga ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar Papua Tengah dapat dikurangi.

Sebagai bagian dari program tersebut, pemerintah daerah berencana membentuk koperasi milik pemerintah yang bertugas menyerap hasil pertanian masyarakat.

“Kami ingin membangun koperasi milik pemerintah daerah untuk menyerap hasil pertanian masyarakat. Pemerintah yang akan membantu mencarikan pasar, termasuk memasok kebutuhan hotel dan usaha lainnya di Nabire,” jelasnya.

Menurut Mesak, pola kerja sama seperti ini akan memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di Nabire.

Siapkan Dukungan Anggaran untuk UMKM

Sebagai bentuk komitmen terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, Pemkab Nabire juga telah mengusulkan anggaran sekitar Rp3 miliar kepada pemerintah pusat.

Dana tersebut direncanakan dikelola melalui Dinas Koperasi untuk mendukung pengembangan koperasi dan UMKM.

Program yang akan dijalankan meliputi bantuan bagi pelaku usaha kecil, pemberdayaan mama-mama penjual pinang, pelatihan peningkatan kapasitas usaha, hingga penguatan kelembagaan koperasi.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap pelaku UMKM memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengembangkan usahanya sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru di tingkat lokal.

Berdampak Langsung bagi Masyarakat

Keberhasilan Nabire meraih penghargaan sebagai daerah terbaik dalam penurunan angka pengangguran di Regional Papua diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Semakin banyak investasi yang masuk, berkembangnya UMKM, meningkatnya sektor perikanan dan pertanian, serta terbukanya kesempatan kerja diyakini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, petani, nelayan, dan pelaku UMKM diharapkan mampu memperkuat perekonomian daerah secara berkelanjutan.

Penghargaan tersebut juga menjadi indikator bahwa berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah daerah mulai menunjukkan hasil nyata dalam meningkatkan kesempatan kerja bagi masyarakat.

Mesak berharap seluruh program yang telah dirancang dapat terus berjalan sehingga angka pengangguran di Nabire semakin menurun dari tahun ke tahun.

“Harapan kami, masyarakat semakin mandiri, lapangan pekerjaan terus bertambah, UMKM berkembang, dan kesejahteraan masyarakat Nabire semakin meningkat,” tutup Mesak Magai.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.