INFO NABIRE INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » HUT ke-71, Majelis Buddhayana Indonesia Papua Tengah Salurkan 1.000 Karung Beras kepada 597 KK di Nabire

HUT ke-71, Majelis Buddhayana Indonesia Papua Tengah Salurkan 1.000 Karung Beras kepada 597 KK di Nabire

(HUT ke-71, Majelis Buddhayana Indonesia Papua Tengah Salurkan 1.000 Karung Beras kepada 597 KK di Nabire)
(HUT ke-71, Majelis Buddhayana Indonesia Papua Tengah Salurkan 1.000 Karung Beras kepada 597 KK di Nabire)

Nabire, 6 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), Pengurus Daerah (PD) Majelis Buddhayana Indonesia Provinsi Papua Tengah menggelar kegiatan Bakti Sosial Seribu Karung Beras yang menyasar ratusan keluarga di Kabupaten Nabire, Minggu (5/7/2026). Sebanyak 1.000 karung beras disalurkan kepada 597 kepala keluarga sebagai bentuk kepedulian sosial umat Buddha terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-71 MBI yang mengusung semangat pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan organisasi selama lebih dari tujuh dekade, peringatan ini juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Program bakti sosial ini terlaksana berkat kolaborasi antara Pengurus Daerah Majelis Buddhayana Indonesia Provinsi Papua Tengah, Bapak Aleng melalui program Senyum 5000, serta Vihara Bodhi Mandala Mimika. Sinergi berbagai pihak tersebut memungkinkan penyaluran bantuan dalam jumlah besar kepada masyarakat di sejumlah wilayah di Kabupaten Nabire.

Ketua PD MBI Provinsi Papua Tengah mengatakan bahwa organisasi keagamaan memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam pembinaan spiritual umat, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Nilai-nilai cinta kasih (mettā), kepedulian, dan semangat berbagi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ajaran Buddha. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus mempererat persaudaraan di tengah keberagaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, semangat berbagi merupakan implementasi ajaran Buddha yang menekankan kasih sayang kepada sesama tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun budaya. Karena itu, kegiatan bakti sosial menjadi salah satu bentuk pengabdian yang terus didorong oleh MBI di berbagai daerah.

Dalam pelaksanaannya, bantuan disalurkan kepada 597 kepala keluarga yang tersebar di empat wilayah. Distribusi dilakukan melalui dua titik pengambilan, yakni di Vihara Buddha Dharma Karuna dan Cetia Dharma Loka, sehingga masyarakat dapat menerima bantuan dengan lebih tertib dan terorganisir.

Adapun rincian penerima bantuan meliputi wilayah Yaro sebanyak 150 kepala keluarga yang menerima 75 karung beras. Selanjutnya wilayah SP.1 sebanyak 120 kepala keluarga memperoleh 203 karung beras. Di wilayah SP.2, sebanyak 126 kepala keluarga menerima 250 karung beras, sedangkan wilayah SP.3 menjadi lokasi dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 293 kepala keluarga yang memperoleh 397 karung beras.

Secara keseluruhan, jumlah bantuan yang berhasil disalurkan mencapai 1.000 karung beras, sesuai tema kegiatan “Bakti Sosial Seribu Karung Beras”. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan ekonomi keluarga.

Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa peran organisasi keagamaan tidak hanya terbatas pada pembinaan kehidupan spiritual, tetapi juga memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan sosial dan kemanusiaan. Melalui aksi sosial seperti ini, MBI ingin memperkuat nilai solidaritas, kepedulian, dan semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Papua Tengah.

Di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat, bantuan kebutuhan pokok seperti beras dinilai memiliki manfaat langsung bagi keluarga penerima. Selain membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, kegiatan tersebut juga menjadi simbol hadirnya kepedulian antarwarga tanpa memandang perbedaan latar belakang.

Pengurus Daerah MBI Provinsi Papua Tengah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang melalui kolaborasi bersama berbagai pihak. Semangat kebersamaan diyakini menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan program-program sosial yang berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Pada kesempatan tersebut, PD MBI Papua Tengah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan bakti sosial. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Bapak Aleng melalui program Senyum 5000, Vihara Bodhi Mandala Mimika, para donatur, relawan, serta seluruh pihak yang telah bergotong royong sehingga penyaluran bantuan dapat berjalan dengan baik.

Memasuki usia ke-71 tahun, Majelis Buddhayana Indonesia terus meneguhkan komitmennya untuk menjadi organisasi yang tidak hanya berperan dalam pembinaan umat Buddha, tetapi juga aktif mengambil bagian dalam pelayanan kemanusiaan. Berbagai program sosial diharapkan terus dikembangkan sebagai bentuk implementasi nilai-nilai cinta kasih, kepedulian, dan pengabdian kepada sesama.

Melalui semangat “Peduli Melayani”, MBI Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Harapannya, aksi sosial seperti Bakti Sosial Seribu Karung Beras tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga mempererat persaudaraan, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya berbagi dan gotong royong di Papua Tengah.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

flyer tribal baru
previous arrow
next arrow