Tragedi di Intan Jaya: Okto Tigau Ditemukan Meninggal, Warga Minta Penyelidikan Independen
Intan Jaya, 1 Juli 2026 – Seorang pemuda bernama Okto Tigau (19) ditemukan meninggal dunia di belakang Pos Rajawali Habema, Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Rabu (1/7/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Nabire.Net dari berbagai sumber, korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak 29 Juni 2026. Saat itu, Okto Tigau disebut hendak mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Mamba dengan menumpang ojek dari arah Muara.
Sumber menyebutkan, ketika melintas di kawasan perkantoran pemerintah, korban bersama pengemudi ojek diduga dihadang dan mengalami tindakan kekerasan oleh aparat TNI. Pengemudi ojek kemudian dilepaskan dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban.
Sejak menerima informasi itu, keluarga bersama masyarakat melakukan pencarian selama beberapa hari. Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah jenazah Okto Tigau ditemukan pada Rabu (1/7/2026) di belakang Pos Rajawali Habema.
Jenazah kemudian dievakuasi ke kawasan Simpang Lima, dekat Kantor Bupati Intan Jaya. Di lokasi evakuasi tampak hadir Bupati Intan Jaya, Wakil Bupati, anggota DPRD, tokoh masyarakat, serta warga yang memberikan penghormatan terakhir kepada korban.
Pihak keluarga menduga korban mengalami penyiksaan sebelum meninggal dunia. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI terkait dugaan tersebut.
Masyarakat dan keluarga korban mendesak agar dilakukan investigasi independen untuk mengungkap penyebab pasti kematian Okto Tigau serta memastikan proses hukum berjalan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku.
[Nabire.Net/Jeri Degei]


Leave a Reply