INFO NABIRE INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Pemprov Papua Tengah Gandeng Bank Papua Terapkan SIPD RI Berbasis SP2D Online, Percepat Pencairan APBD

Pemprov Papua Tengah Gandeng Bank Papua Terapkan SIPD RI Berbasis SP2D Online, Percepat Pencairan APBD

Nabire, 29 Juni 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah melalui penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI) berbasis Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online. Langkah tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi SIPD RI Berbasis SP2D Online yang digelar bekerja sama dengan Bank Papua di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, kawasan Bandara Lama Nabire, Senin (29/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua Tengah, Dr. Tumiran, mewakili Gubernur Papua Tengah, Kepala BPPKAD Papua Tengah Alexander Manansang, pimpinan Bank Papua Cabang Nabire, narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, kepala OPD, pejabat pengelola keuangan daerah, serta peserta bimbingan teknis.

Kepala BPPKAD Papua Tengah, Alexander Manansang, mengatakan transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah kini menjadi kebutuhan yang harus diwujudkan oleh seluruh pemerintah daerah. Menurutnya, implementasi SP2D Online merupakan langkah strategis untuk menghadirkan tata kelola keuangan yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan efisien.

“Transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah bukan lagi menjadi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan. SP2D Online merupakan salah satu langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan efisien,” ujarnya.

Alexander menjelaskan keberhasilan implementasi SP2D Online tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang mengoperasikan sistem tersebut. Karena itu, sinergi antara Kementerian Dalam Negeri, Bank Papua, dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah menjadi kunci keberhasilan implementasi.

Melalui Bimtek ini, peserta diharapkan memahami seluruh alur bisnis SP2D Online, mulai dari proses pengajuan hingga dana diterima penerima, menguasai penggunaan aplikasi sesuai ketentuan, meminimalkan kesalahan administrasi, mempercepat pencairan dana, menjaga keamanan transaksi elektronik, serta menjadi agen perubahan dalam digitalisasi pengelolaan keuangan daerah.

Sementara itu, dalam sambutan tertulis Gubernur Papua Tengah yang dibacakan Dr. Tumiran, disampaikan bahwa SIPD RI berbasis SP2D Online merupakan sistem digital yang mengintegrasikan proses penerbitan SP2D dengan sistem perbankan sehingga pencairan anggaran dapat dilakukan secara real time, paperless, lebih cepat, dan meminimalkan potensi kesalahan administrasi.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menyebut dirinya sebagai salah satu daerah tercepat dalam mengimplementasikan SP2D Online di Tanah Papua. Meski baru berusia sekitar tiga tahun sebagai daerah otonom baru, Papua Tengah telah menjadi provinsi ketiga di wilayah Papua yang menerapkan sistem tersebut.

Selain implementasi SP2D Online, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga mempersiapkan penerapan sistem pembayaran menggunakan kartu kredit pemerintah sebagai bagian dari modernisasi tata kelola keuangan daerah.

Melalui pelaksanaan Bimtek ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap proses pencairan anggaran semakin cepat, transparan, akuntabel, serta mampu mendukung percepatan penyerapan APBD, meningkatkan pelayanan publik, dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern.

[Nabire.Net/Musa Boma]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.