INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Tani Merdeka Gelar Diklat Nasional 2026, Petani Papua Tengah Siap Mandiri

Tani Merdeka Gelar Diklat Nasional 2026, Petani Papua Tengah Siap Mandiri

(Tani Merdeka Gelar Diklat Nasional 2026, Petani Papua Tengah Siap Mandiri)
(Tani Merdeka Gelar Diklat Nasional 2026, Petani Papua Tengah Siap Mandiri)

Nabire, 15 Mei 2026 – Lembaga Tani Merdeka bakal menggelar Diklat Tani Merdeka Angkatan I Se-Indonesia Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat kapasitas petani sekaligus mendorong kemandirian pangan nasional. Program ini akan melibatkan petani dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk wilayah Papua Tengah.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah, Aser Yogi, mengatakan pelaksanaan diklat menjadi momentum awal konsolidasi petani secara nasional untuk membangun pertanian yang lebih mandiri, modern, dan berdaya saing.

Menurutnya, penguatan sumber daya manusia petani menjadi langkah penting menghadapi tantangan sektor pertanian saat ini, mulai dari perubahan pasar hingga perkembangan teknologi pertanian modern.

“Diklat ini bukan hanya pelatihan biasa, tetapi bagian dari proses membentuk petani modern yang mampu menguasai teknologi, memahami kebutuhan pasar, dan membawa daerah menuju kemandirian pangan,” ujar Aser Yogi, Kamis, 14 April 2026.

Ia menjelaskan, terdapat empat fokus utama dalam pelaksanaan Diklat Tani Merdeka Angkatan I Tahun 2026. Pertama, meningkatkan kemampuan petani Indonesia agar lebih produktif, terampil, dan memiliki daya saing tinggi. Kedua, mendorong kemandirian pangan daerah melalui pemanfaatan potensi pertanian lokal secara maksimal.

Selain itu, diklat juga bertujuan memperkuat struktur organisasi Tani Merdeka mulai dari tingkat pusat hingga daerah di seluruh Indonesia. Fokus lainnya adalah menyiapkan petani modern berbasis teknologi dan pasar agar mampu menjawab tantangan ekonomi pertanian yang terus berkembang.

DPW Tani Merdeka Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh petani, baik di wilayah pegunungan, lembah, maupun pesisir, dapat memperoleh akses dan manfaat langsung dari program tersebut.

“Ketika petani kuat, daerah ikut maju, dan Indonesia akan lebih siap menghadapi ancaman krisis pangan,” tegasnya.

Diklat Tani Merdeka Angkatan I Tahun 2026 diharapkan menjadi ruang pembelajaran, konsolidasi, sekaligus penguatan semangat kemandirian bagi petani di seluruh Indonesia, khususnya di Tanah Papua.

[Nabire.Net/Jeri Degei]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.