INFO NABIRE INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » KNPI Papua Tengah Kawal Aksi Damai Ratusan Massa Menuju DPRPT

KNPI Papua Tengah Kawal Aksi Damai Ratusan Massa Menuju DPRPT

Nabire, 11 Mei 2026 – Dewan Pengurus Daerah (DPD) I KNPI Papua Tengah bersama Kelompok Cipayung mengawal ratusan massa dalam aksi damai menuju Kantor DPR Papua Tengah, Sabtu (10/5/2026). Aksi yang dimulai dari Karang itu berlangsung tertib dengan pengawalan ketat dari unsur pemuda dan mahasiswa.

Ketua DPD I KNPI Papua Tengah, Yustinus Tebai, menegaskan bahwa massa yang datang bukan untuk menciptakan kerusuhan, melainkan membawa aspirasi masyarakat agar didengar oleh para wakil rakyat.

“Ini rumah rakyat. Kita jaga rumah ini bersama. Kita kawal massa, kita kawal aspirasi, kita kawal demokrasi. Dari Karang sampai pintu DPRPT, tidak boleh ada setitik pun noda anarkis,” ujar Tebai dalam orasinya.

Sepanjang perjalanan menuju Kantor DPR Papua Tengah, KNPI dan Kelompok Cipayung membentuk barisan pengawalan guna memastikan aksi berjalan aman dan konstitusional. Mereka menjadi tameng antara aspirasi masyarakat dan potensi provokasi yang dapat mengganggu jalannya demonstrasi.

Kelompok Cipayung yang terdiri dari GMKI, HMI, PMII, GMNI, dan PMKRI berjalan bersama mengawal aspirasi mahasiswa Dogiyai serta pemuda Papua Tengah agar dapat diterima langsung oleh DPR Papua Tengah.

Menurut Tebai, tujuan utama aksi tersebut adalah memastikan suara masyarakat tidak berhenti di jalanan, tetapi benar-benar sampai ke meja para anggota dewan dalam bentuk petisi, data, dan tuntutan nyata dari masyarakat kampung.

Saat gerbang Kantor DPR Papua Tengah terbuka, massa aksi tetap menjaga ketertiban. Aspirasi yang disampaikan disebut sebagai bentuk perjuangan demokratis yang mengedepankan tanggung jawab dan kedamaian.

“Hari ini yang kita kawal bukan kemarahan, tetapi harapan masyarakat. Demokrasi di Papua Tengah harus dijaga dengan kepala dingin dan hati yang panas untuk keadilan,” tutup Tebai.

[Nabire.Net/Jeri Degei]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.