BMKG Timika Imbau Warga Mimika Waspada Cuaca Ekstrem Saat Masa Peralihan Musim
Mimika, 24 Maret 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandara Moses Kilangin Timika mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa waktu ke depan.
Imbauan tersebut disampaikan seiring wilayah Timika dan sekitarnya yang mulai memasuki masa transisi atau peralihan musim, yang dikenal memiliki karakter cuaca tidak menentu.
Prakirawan BMKG Timika, Stevan Yawan, menjelaskan bahwa saat ini sedang terjadi peralihan dari Angin Monsun Barat (Angin Baratan) menuju Angin Monsun Timur (Angin Timuran).
“Saat ini kita mau memasuki masa peralihan. Periode ini biasanya ditandai dengan cuaca pagi yang terasa panas terik, namun cuaca ekstrem cenderung muncul pada sore hingga menjelang malam hari,” kata Stevan dalam keterangan singkat, Selasa (24/3/2026).
Menurutnya, meskipun saat ini tidak terpantau adanya fenomena atmosfer skala besar yang memengaruhi wilayah Mimika, dinamika cuaca lokal selama masa peralihan sudah cukup untuk memicu kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Jadi tidak ada fenomena yang mempengaruhi ya,” ujarnya.
BMKG mengingatkan masyarakat Mimika dan wilayah sekitarnya untuk tidak lengah menghadapi perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari.
Persiapan dini dinilai sangat penting guna meminimalisir dampak dari cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi selama masa peralihan musim ini.
“Kami meminta masyarakat untuk selalu waspada dan rutin memantau informasi peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG Timika. Dengan begitu, masyarakat dapat lebih siap dalam menghadapi perubahan cuaca yang mendadak,” tutupnya.
[Nabire.Net/Yosef Doo]





Tinggalkan Komentar