Suhu di Nabire Terasa Lebih Panas Beberapa Hari Terakhir, Ini Penjelasan BMKG
Nabire, 14 Maret 2026 – Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat di wilayah Nabire, Papua Tengah merasakan suhu udara yang lebih panas terutama pada siang hingga sore hari. Kondisi ini dipengaruhi oleh dominasi cuaca cerah hingga cerah berawan yang membuat intensitas penyinaran matahari ke permukaan bumi menjadi lebih maksimal.
Berdasarkan analisis kondisi cuaca terkini, tutupan awan yang relatif sedikit pada pagi hingga siang hari memungkinkan radiasi matahari diterima secara optimal oleh permukaan bumi. Hal tersebut menyebabkan pemanasan udara di lapisan permukaan meningkat sehingga suhu udara terasa lebih panas dibandingkan biasanya.
Wilayah pesisir seperti Nabire secara klimatologis memang memiliki suhu udara yang relatif hangat. Dalam kondisi normal, suhu harian di wilayah ini berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celsius.
Ketika tutupan awan berkurang dan intensitas penyinaran matahari meningkat, suhu udara di permukaan dapat terasa lebih tinggi, terutama pada periode siang hingga sore hari.
Secara klimatologis, kondisi ini masih tergolong normal dan merupakan bagian dari variabilitas cuaca harian yang biasa terjadi di wilayah Nabire, terutama saat cuaca cerah dan curah hujan mulai berkurang.
Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kondisi tubuh saat beraktivitas di luar ruangan, seperti memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari langsung, serta terus memantau informasi cuaca terkini yang dikeluarkan oleh BMKG.
Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Nabire, Leo Arie, mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap dampak suhu panas terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
[Nabire.Net]


Leave a Reply